Part 1

325 23 0
                                        

Matahari baru menampakkan sinarnya, jalanan sudah mulai dipadati kendaraan yang berlalu lalang. Tapi aku sudah berdiri dengan pakaian rapi di halte dekat kosku. Aku mau kemana? Mulung, heheh. Gak deng, aku mau ke kampus, ini sudah semester ke tujuhku, dan tidak terasa sudah bulan 12 dimana kampusku sekarang sudah memasuki minggu UAS.

Ting.

Desi

Gue udah otw, sabar ya.

Maranti

Ok, aku udah di halte tempat biasa ya mas.

Desi

TAI

Maranti

Love you too, mas.

(read)

Hahahah, mampus.

Dia Desi Veronika, sahabat senasib seperjuanganku dikampus. Gayaan, heheh. Seperti biasa, dia supir ojek pribadiku. Hahaha.. Maaf Des.

Aku kuliah disalah satu kampus negeri, datang dari desa dengan modal doa dan keberanian. Dikampung aku meninggalkan satu orang saudara laki-laki yang masih kelas 12 SMA dan dia tinggal bersama dengan bibi dan pamanku. Karena kedua orangtuaku sudah lama meninggal, dan kami dibesarkan oleh mereka.

"Woiiii, pagi-pagi udah bengong aja!"

"Hehehe.. Biasa, tadi malam ketemu my Prince Jaehyun."

Yap, aku juga bucin Korea-koreaan, like most of gilrs in this era. Gak tau sih kalau Desi, dia gak normal kali, wkwkwk.

Aku memakai helmku dan sembari duduk diboncengan supir ojek kesayanganku ini.

"Ck.. bisa gak sehari aja hidup lu jangan halu."

"Aduh Des, sekali-sekali kamu kepoin mereka deh, nikmat Tuhan mana yang kau dustai."

Dengan lantang aku memuja-muja hobiku yang satu itu. Ada yang bucin disini? Sini-sini peluk dulu. Hahahah.

"Diem deh lu, bosan gue dengarnya tiap hari."

Aku hanya tertawa mendengarnya, Desi memang gitu, padahal kalau aku nonton drama Korea dia juga mau ikutan nimbrung. Memang jual mahal aja, ckk.

"Jangan ngebut yah Des, masih pagi masih bisa duduk dibangku pojok."

Gak usah heran, mahasiswa pasti ngeti maksudku, kan?

888

"Jojo... kantin yuks, ujian tadi buat perut gue lapar."

Jangan heran dengan panggilan Jojo ini, sebenarnya namaku Maranti Jovanka, biasanya sih orang manggil Mara, tapi Desi dengan seenak ginjalnya buat nama Jojo tersebut, dan itu sudah dari semester satu.

"Kamu ujian gak ujian perasaan lapar mulu deh, heran."

Tanganku ditarik gitu aja, kebiasaan emang manusia satu ini.

"Bunda tadi cuma masak bubur kacang hijau Jo, cacing gue mana cukup makan itu doang. Gue traktir deh, gak nolak lu kan?"

Hmm.. Menarik sekali.

"CALL!!"

888

"Bingung banget Des, bentar lagi libur tapi bingung mau kerja apa. Kamu tau kan anak-anak yang aku ajarin les juga udah pada kelas 6 dan mereka semua udah mau berhenti karena tahun depan mau ambil les yang dari sekolah aja."

BABY SITTER "JOJO"Stories to obsess over. Discover now