☁1.

48 10 2
                                        

Jadi di sini saya hanya meminjam nama untuk tokoh tokoh pada cerita ini! sama sekali bukan untuk menjatuhkan si idol yang saya pinjam namanya, Dimohon untuk bijak dalam memilih sebuah cerita.

Happy reading guys:)

PRANGGGG!!....

Ini semua gara gara kamu! kalo aja kamu berhenti main judi sialan itu, keuangan keluarga kita gak akan sampe kaya gini!

Apa kamu bilang!!hah!? jadi semua ini salah aku!?iya?! kamu juga ikut nikmatin uang hasil judi itu kan!?

aku gk pernah minta!? terus sekarang bagaimana? kita bakal jadi gelandangan dan di kejar rentenir!

Terserah!! aku pergi

Tunggu!! kamu harus tanggung jawab sama sama semua keadaan ini

Hey! bajingan sialan!!

"mah, papah kok pergi ninggalin kt?"

"iya mah, papah mau kemana" rengek sanga adik.

"sayang, dengerin mamah, kalian harus kuat ya, papah udah pilih jalannya sendiri, sekarang kita harus bertahan hidup bertiga okey, kita harus kuat"

"tapi mah, huhuhu hiks"

"apa bisa kita hidup tanpa papah?"

"kaka gk boleh cengeng" sambil mengusap air mata anak pertamannya.

"kaka kan laki laki, katanya mau jadi superman, sekarang papah udah ninggalin kita kaka harus bisa jaga adek" ujar sang ibu sembari tersenyum.

"iya! kaka bakal jagain adek, hmm sama mamah juga!" Jawab anak tersebut dengan penuh semangat.

"pinter, sini sini anak mamah peluk"

Mereka bertiga saling menukar rasa hangat, tanpa diketahui sang anak, ibunya sudah menangis tersedu sedu.

Sejak saat itu sang ayah hilang bagai di telan bumi, meninggalkan hutang pihutang pada anak dan istrinya,

"mah, john pulang"

"mahh, mah," seketika john mematung, buru buru ia melepaskan ikatan tali yang menjerat leher sang ibu.

"mah, kenapa mamah lakuin ini, john sudah dapet pekerjaan mah, liat ini mah!"sambil menunjukkan surat penerimaan pekerjaan pada jasad sang ibu sang sudah terbujur kaku.

"kita pasti bisa bayar utang utang papah, ayo mah bangun, mah, mah mamahhhh!!!

Beberapa bulan kemudian...

Tuk...Tuk... tukk

hanya terdengar suara pantopel yang mengisi keheningan di jalanan kota.

"Huft....padahal masih sore, kenapa jalanan udah sepi gini" ujar gadis tersebut.

ia meneruskan perjanannya sambil mendengarkar playlist favoritnya.

"hmm..kayanya aku belum pernah ngelewatin gang ini, mungkin aku bisa memotong jalan kalo lewat gang ini" ujarnya pada diri sendiri.

gadis berambut hitam itu memilih melewati gang tersebut, sampai pada ujung gang ia baru menyadari bahwa gang tersebut buntu.

"hah!sial ternyata gang buntu, bodoh sekali aku memilih gang ini, akibatnya kaki ku sakit semua, eh ada rumah, aku duduk situ bentar deh mungkin yang punya rumah ngga keberatan". gadis tersebut menghampiri rumah yang berada di ujung jalan.

ia mendudukan pantatnya pada teras rumah itu.

"kayanya ini rumah kosong, okelah aku duduk disini bentar" gumam gadis tersebut sambil mengambill roti yang sengaja ia bawa dari cafe tempat ia bekerja.

"untung aku bawa roti" ia memakan sedikit demi sedikit roti itu sambil bernyanyi nyanyi kecil.

tiba tiba muncul seorang pria berpakaian lusuh dari dalam rumah tersebut.

"ahh, kamu ngagetin tau"

pria tersebut hanya menatap.

"hey, kamu kenapa??" tanpa rasa takut, gadis tersebut mendekat.

"ma-maaf, aku aku akan membayar semua hutangnya aku janji" si gadis semakit mendekat, "aku akan membayar, aku akan membayar!!" laki laki itu berteriak, dengan gerakan cepat ia masuk kedalam rumah.

"hey, aku gk nagih utang kok" jawab gadis itu dengan polosnya, "sini, aku punya dua roti strowberry, kamu mau?" ujar gadis itu sembari tersenyum menawarkan roti.

pria dengan pakaian lusuh itu mengintip melalui sela sela pintu lalu membuka pintu dengan perlahan..

"ayo sini, gk papa aku bukan orang jahat" sembari memberikan roti, dengan gerakan cepat pria tersebut mengambil roti dari tangan gadis cantik itu.

"aku keyllyn, hmm panggil saja key, kalo kamu?" pria itu hanya diam dan fokus memakan roti pemberian key.

"ish kok diem saja, yaudah kalo kamu gk mau ngasih tau nama kamu, aku bakal cari tau sendiri"

"kamu tinggal disini sendirian" ujar key sambil melihat sekeliling pria tersebut hanya mengangguk sebagai respon.

"oh begitu" sebelum mengajukan pertanyaan pertanyaan lagi handphone key berbunyi, tertera nama jeno pada layar panggilannya, dengan cepat key mengangkat telpon dari pacarnya tersebut.

"halo jen"

"ah iya aku sudah pulang dari cafe"

"iya iya aku udah di jalan"

"yaudah di tikungan deket toko bunga ya"

"oke see"

"hey, hmm aku harus pulang, besok aku kesini lagi bawain roti buat kamu" ujar key pada pria itu, lagi lagi pria itu hanya mengangguk sebagai respon namun kali ini sambil tersenyum.

melihat respon tersebut key memekik kegirangan.

"uwaah ternyata kamu bisa senyum juga, sering sering senyum oke, kamu manis banget kalo senyum"-key

"aku pergi ya, besok aku janji bakal ke sini lagi, babay" sambil melambaikan tangan pada pria tersebut.

pria tersebut tidak membalas lambaian dari key,

"key cantik" ujar pria tersebut sambil tersenyum.

***

Ada yang gk paham sama ceritanya gk??

sebenernya jg saya gk paham sama ceritanya wkwk.g

yorobunnnnnnnnnnnnnn jgn lupa pencet bintang di samping kiri ya, dan komen juga kalo sempet, makasih banget yang udah ninggalin jejak dan hargain karya gk jelas yang aku bikin ini saranghaeee!!!!

Hard to say goodbye || Lee Jeno;[ON GOING]Stories to obsess over. Discover now