Prolog

70 4 2
                                        

Malam ini, bintang terang bersinar. Entah kenapa hari ini terasa sangat berat. Dengan segala kesedihan bercampur kesenangan, Sherena Karin, terus menangis tanpa henti. Sudah lebih dari 2 jam ia duduk sambil menangis di pondopo ini.

"Kenapa lagi? Ngga capek apa dicircle toxic relationship gini? Gue aja liat lo nangis setiap hari capek." ucap Juliano Kenzo, pria tinggi yang sembari ikut duduk di pondopo dengan membawa cemilan.

Rena, --nama panggilan dari Julian perempuan itu-- hanya menatap Julian singkat dan langsug menghapus air matanya.

"Udah lah. Gue nangis ga ngajak-ngajak lo, lo aja dateng tiba-tiba."
"Sini!" Perempuan itu langsung merampas cemilan yang ada ditangan Julian.

Pria itu tersenyum gemas melihat tingkah sahabat nya itu. Ia pun mengacak-acak rambut Rena, dan tanpa ada pembalasan apapun dari perempuan itu.

Semua kisah semulanya tidak berawal dari sini. Tetapi, akhir cerita Rena akan berakhir disini dan memulai lembaran baru.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Mar 27, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

New Story Of UsStories to obsess over. Discover now