Mukadimah

26 0 0
                                        

Seiring berjalannya waktu, tulisan-tulisan kita di masa lampau dapat menjadi catatan sejarah bahwa kita bertumbuh dan berkembang. Apa salahnya bila kita kembali membaca tulisan yang bisa jadi akan membuat kita tersenyum sendiri hari ini?

Banyak media tempat mengumpulkan inspirasi itu. Aku ingat persis buku pertama yang menjadi tonggak awal tulisan-tulisan ini, masa dimana sosial media belum dipilih sebagai alternatif untuk menuangkan semua, yang berakibat pada hilangnya tulisan-tulisan sejarah itu seiring umur dan rusaknya komputer yang menjadi kotak harta karun. Buku catatan yang kubeli sebagai cenderamata di Trans Studio Bandung, tahun 2015. Aku membeli saat sekolahku melaksanakan kegiatan study tour ke kota ini, yang kelak akan kembali menginspirasi dalam tulisan-tulisan yang semoga lebih baik. Mengalir saja tanpa tahu apa yang menjadi estetika rangkaian kata.

Waktu terus berlalu, dan sosial media mulai menjadi tempat untuk melampiaskan segala yang ada dalam benak, berbalut caption dan foto yang estetis. Satu hal yang baru aku sadari, ada benang merah yang bisa diruntut sejak lama hingga sekarang, membentuk alur cerita yang berkaitan. Mengapa tidak disatukan saja? Ideku saat itu.

Kubuka habis ingatan yang mungkin masih tersisa, memulihkan file yang telah bertahun menghilang, memperbaiki yang masih bisa diperbaiki, dan merangkai cerita agar tetap sesuai dan nyaman untuk diikuti. Media Wattpad (dan bisa jadi dibukukan) dipilih untuk merangkai kenangan itu, agar dapat terus dinikmati.

Antologi Garis Waktu, sebagai penanda bahwa setiap titik perjalanan ini ada korelasi yang saling terkait erat. Memahami bahwa hidup itu tak mudah, kisah percintaan yang tak pernah mulus, dan jalan-jalan lain sebagai kelas belajar yang tak pernah didapatkan di bangku sekolah.

Jika sekumpulan dari rangkaian kata perlu diberi ruangan agar tampak uth, semoga PERJALANAN ini bisa menjadi galeri untuk kembali tenggelam dalam nostalgia, atau sebagai buku sejarah yang akan kita dalami agar tidak terjebak pada kesalahan manusia yang sering berulang. Selamat membaca!

Argumentasi Realiti (AR)

PERJALANAN - Antologi Garis WaktuStories to obsess over. Discover now