Aku tiba tiba saja mengingat awal pertemuan kita,manis. Tepat di depan pandangan ku saat ini adalah bunga,bunga pemberian darimu yang sudah layu. Namun tetap kusimpan rapi di atas meja belajar ku. Tetap indah,yang ku lihat bukan bunga yang berwarna coklat tua. Namun,yang ku lihat adalah wajahmu ketika mengucapkan " Apakah kamu mau menjadi bagian dari hidupku saat ini? "
Tetapi,saat ini kita sedang tidak baik baik saja. I mean,aku yang sedang tidak baik baik saja. Jam 12 tadi tiba tiba saja handpone ku berbunyi.
Dari Gani.
"Maaf,sepertinya aku tidak jadi ke tempat kamu"
Aku terdiam sebentar
"Kenapa?"
"Tukang minta beliin mesin pompa air"
Aku mulai mengeluarkan air mata.
Bagaimana pun aku tidak bisa menuntut untuk dia tetap kesini karena untuk saat ini aku tidak bisa mengganggu gugat segala urusan dia mengenai :
1. Kerjaan
2. Keluarga
3. Sahabat
Dan urusan itu termasuk salah satu dari ketiga hal tersebut.
"Iya tidak apa apa"
Jawabku
"Mungkin senin aku akan kesana,janji"
"Baiklah"
"Yasudah,aku lanjut bersih bersih dulu ya."
"Iya,bye."
"Bye"
Call ended.
Aku sedih,bagaimanapun aku sedih. Aku adalah salah satu manusia di muka bumi ini yang bisa di kategorikan sebagai manusia dengan pikiran pikiran yang ter"Negatif" di muka bumi ini. namun aku mencoba untuk berfikir se positif mungkin.
Aku sangat amat memaklumi.
_____
Jam 4 sore,aku coba cek live location yang dia kirim lewat whatsapp.
Masih di kantor.
Pikiran ku mulai berjalan jalan.
*Dia masih di kantor? Kenapa tidak kesini? Dia bilang tadi dia akan buru buru pulang karena ada tukang yang meminta dia untuk membelikan mesin pompa air.
*Apa dia memang tidak mau kesini?
*Meskipun alasan dia tidak mau kesini,tapi aku akan memakluminya bila dia beralasan seperti itu.
*Oh iya,ini malam minggu. Apakah dia akan jalan dengan wanita lain? Makanya dia masih tetap di kantor.
* Pas jam 4 live location yang dia kirim end. Apakah dia sengaja menunggu di kantor hingga jam 4 terus setelah jam 4 dia keluar untuk jalan dengan wanita lain?
Aku mulai menangis sejadi jadinya.
Tidak ada kabar dari kamu sama sekali sejak terakhir kali kamu membatalkan janji.
Gani...
Sebisa mungkin aku sembunyikan pikiran pikiran liar itu darimu.
_____
YOU ARE READING
Cash On Delivery
General FictionGinaya tak sengaja bertemu dengan Ganitra berkat salah satu band favorit nya "BARASUARA"
