AWAL DIMULAI DARI...

455 22 1
                                        

"hoamf... Ngantuk sekali.. "

Tadi malam aku baru selesai mendata barang-barang yang aku beli kemarin meski hanya barang barang kecil seperti beberapa smartphone baru yang lagi trendy dan juga perlengkapan gamer,  tapi jika aku tidak melakukannya maka aku akan pusing sendiri pada waktunya.

Perkembangan jaman memang sangat menarik. Aku bersyukur karena bisa bekerja di rumah sendiri tanpa membuka toko atau semacamnya aku bisa menghasilkan uang untuk mengisi perut dan juga untuk keperluan game, yah.. untuk seorang malas seperti aku memang kerja seperti ini memang sangat merepotkan tentunya.

Malam hari aku harus mem-packing barang yang harus aku jual setelah itu aku harus mendata yang mana yang akan aku serahkan ke petugas pengambil barang, bukan hanya yang mau di jual saja yang di datakan, pengeluaran, pemasukan, harga-harga juga tidak boleh salah karena itu akan membuat rugi diriku.

Setelah itu pagi-pagi sekali tepatnya jam 08.00 akan ada orang yang menjemput barang yang akan aku jual ke pelanggan, mayoritas dari mereka adalah penyuka gadget dan gamer.

"Ting...... Ting...."

Nah seperti bunyi bell barusan, itu pasti petugas penjemputan, tapi kok agak tergesa-gesa, tak masalah yang penting beberapa uang akan masuk ke rekening setelah ini.

"Haaaaai... tunggu sebentar"

Jeda suara bel ini tak biasanya.. apa dia sedang terburu-buru?, Daripada penasaran aku mengambil beberapa kardus barang yang aku ingin serahkan ke padanya.

"Kenapa lama sekali kenapa kau mengunci pintumu!!!!"

Heh? Itu bukan orang yang biasa? Ada satu orang di depan pintu dan mendorongku masuk dengan tergesa-gesa, kupikir ia seorang buronan karena ia memakai topeng aneh yang sangat menyeramkan.

"Mulai sekarang aku akan menjadi dirimu untuk sementara"

Sebuah pistol dengan peredam suara dikeluarkan dari jaket hitamya dan di arahkan kepadaku, tak ada waktu untukku menelpon polisi karena pelatuk sudah ditarik olehnya.

Semua jadi lambat termasuk aku, peluru dengan jelas mengarah ke arahku dengan tempo perlahan disertai percikan api.

"Apa ini?? Aku akan mati??"

Sudah pasti aku akan mati.. tak peduli apapun karena sebuah peluru mengarah ke kepalaku..

----------

~BLACSMITH NO IRENE~Where stories live. Discover now