Welcome

5 0 0
                                        

Ah... Alarm sudah berbunyi.

Aku terbangun dari tidurku, ku buka hordeng yang ada dikamarku dan sinar matahari langsung menyilaui pandanganku.

Aku melihat ke arah jam yang menunjukkan pukul 8.00.

"Ne.. Darling... Apa menurutmu hari ini akan jadi pertunjukan yang menyenangkan?" Ujarku ke Darling.

Tapi Darling tidak mau menjawab pertanyaanku, aku rasa dia marah atas apa yang aku lakukan.

"Darling? Kenapa kau diam saja? Apa kau marah?" Aku berusaha merayu dia, tapi percuma saja, lagi-lagi dia hanya diam seribu bahasa.

"Ayolah..." Kataku sambil merengek seperti anak kecil.

"Jangan marah seperti itu. Aku janji, nanti akan aku perlihatkan dirimu sebuah pertunjukan yang sangat menyenangkan. Kau tidak akan kecewa sayang." Rayuku sambil menoel hidungnya.

"Kalau begitu, aku pergi dulu ya, DARLING."

Diiringi lagu kesukaanku, aku berjalan sambil menari sebari menyiapkan peralatan untuk pertunjukan yang aku persembahkan untuk Darling ku tercinta

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Diiringi lagu kesukaanku, aku berjalan sambil menari sebari menyiapkan peralatan untuk pertunjukan yang aku persembahkan untuk Darling ku tercinta.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: May 10, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

DARLING GAMEWhere stories live. Discover now