1

2.6K 41 0
                                        

Melbourne...

08:00 AM
Dreams Kindergarten & School..

Rutinitas yang Biasa yang di lakukan Kiana tiap pagi yaitu menyambut para anak murid nya di depan pintu gerbang adalah moodboster untuknya tak peduli bagaimana mood sebelumnya ketika ia sudah melihat anak-anak murid nya perasaan bahagia pasti langsung memenuhi hati dan fikiran nya.

"Hallo, chesil.." 

"Pagi, morgan"

"Rambut yang cantik Nola"

"Highfive Brian"

"Selamat Pagi, anak-anak"

ya, begitulah kira-kira sapaan yang keluar dari mulut Kiana. seolah tak lelah menyapa semua murid yang ia temui. Memiliki 100 murid di tingkat Kindergarten dan tiap kelas hanya terdapat 10 hingga 12  murid dengan satu guru pengajar tak membuat Kiana pilih kasih untuk menyapa anak didik nya meskipun hanya menghandle satu kelas Kiana tapi kiana mampu mengingat murid dari kelas lain.

08:30 AM

Semua murid sudah memasuki ruangan masing masing bersiap untuk memulai pelajaran hari ini. tak semua murid berkelakuan manis tentu saja di setiap kelas pasti ada satu atau bahkan lebih anak yang hyper aktif, Kiana tidak menyebut anak-anaknya dengan sebutan "anak nakal" atau "anak bandel"  meskipun terkadang apa yang mereka lakukan dapat memancing emosi tapi bagi Kiana itu adalah sifat yang wajar untuk anak kecil karena mereka memiliki alasan jika melakukan hal yang bisa di bilang "bandel" entah untuk mencari perhatian atau sekedar mencari tahu. kiana adalah salah satu guru yang paling di sukai di sekolah tersebut selain di usia nya yang tergolong masih muda tapi cara nya untuk menghadapi berbagai macam sifat anak-anak adalah yang paling sering dapat pujian.

kelas di mulai dengan doa pagi setelah itu baru masuk ke dalam materi pembelajaran, materi yang di ajarkan pun beragam mulai dari membaca, menulis, menghitung, mewarnai dan lain lian.

10:00 AM

Snack Time..

materi pembelajaran berdurasi sekitar 90 Menit setelah itu para murid di persilahkan untuk beristirahat atau biasa di sebut snack time mereka dipersilahkan untuk memakan bekal yang sengaja mereka bawa dari rumah atau juga terkadang memanfaatkan waktu untuk bermain. saat waktu istirahat Kiana memperhatikan satu persatu murid nya, hanya untuk sekedar menegcek apakah semuanya membawa bekal atau tidak, jika tidak ada yang mebawa bekal Kiana akan bertanya alasan nya dan memberikan snack sehat yang selalu ia sediakan di dalam tas nya. kiana tersenyum ketika melihat tingkah laku anak didik nya saat Snack time berlangsung ada yang menunjukan bentuk dan jenis makanan yang mereka bawa atau memamerkan gambar , warna, dan tipe alat makan yang mereka miliki. 

"lihat, semua perlatan makan ku bertema Mickey Mouse" 

" kemarin Mommy ku baru membelikan botol ini (botol minum bertema frozen)"

" hari ini bekal ku berbentuk beruang" 

" bolehkan aku mencicipi makanan mu ? kau juga boleh mencicipi makanan ku"

" robot ku dapat mengeluarkan suara  dan cahaya, kau ingin melihat"

dan masih banyak lagi celotehan yang keluar dari anak-anak tersebut.

setelah 30 menit, jam pelajaran pun di mulai kembali dengan materi yang berbeda dengan sebelum nya.

12:15 PM

Bell berbunyi tanda waktu jam pelajaran telah usai dan murid yang telah di jemput oleh orang tua atau walinya  dapat langsung pulang kerumah. sebelum kelas bubar kiana kembali mengajak anak murid nya untuk berdoa berterimakasih kepada tuhan untuk ilmu yang di dapat hari ini dan agar di beri kesehatan agar besok bisa berjumpa kembali. Highfive atau pelukan merupakan cara Kiana untuk mengucapkan salam perpisahaan kepada murid-murid nya. setelah memastikan semua anak didiknya pulang kiana kembali masuk ke gedung sekolah menuju ruangan nya dan bersiap kembali ke Rumahnya.

Disini kiana tinggal sendiri, karena orang tua nya berada di Kota kelahiran nya, kota  yang berbeda dari tempat tinggal Kiana sekarang. William Bruce Ayah Kiana merupakan pensiunan anggota militer yang sekarang lebih memilih mengolah kebun seluas 150 hektar yang di tanami berbagai jenis Buah serta sayuran  dan sang ibu Lilian Bruce merupakan dokter umum yang telah membuka klinik sendiri. Sedangkan Giovan Jr Bruce kakak Kiana memiliki pabrik sendiri yang mengolah hasil dari kebun sang ayah. jadi, bisa di bilang jika Kiana bukanlah dari golongan biasa keluarga nya sendiri telah memiliki nama di kota kelahiran nya. tiap satu bulan sekali kiana akan menyempatkan waktu untuk pulang atau bahkan mengambil cuti selama 3 hari hanya untuk bertemu keluarganya. 

bukan perkara mudah untuk Kiana berada di kota yang berbeda dengan orang tua nya, mengingat latar belakang sang ayah yang merupakan seorang anggota militer terkenal dengan sikap tegas dan disiplin nya. jika bukan karena bujukan nya dan di Bantu oleh sang ibu akhirnya William memperbolehkan sang anak gadis merantau dengan catatan ia harus tinggal dekat dengan markas satuan militer, dengan alasan agar mudah di pantau. tidak ada penolakan dari Kiana toh itu dilakukan untuk kebaikan dirinya sendiri justru ia bahagia karena secara tidak langsung sang ayah menunjukan kasih sayang nya kepada Kiana.

Selain pantauan dari orang tua Kiana memiliki teman yang selalu menjadi pengingat nya ketika melakukan kesalahan dan sekaligus menjadi tempat untuk berbagi keluh kesah. Veren teman satu profesi yang ia kenal sejak di bangku kuliah. veren memiliki usia yang sama dengan kiana namun yang berbeda hanyalah status mereka jika Kiana berstatus single sedangkan Veren telah berstatus istri orang. 

Drrt..Drrt..Drrt

suara getaran Handphone itu memecahan lamunan Kiana yang kini sedang duduk di sofa ruang tengah rumah nya.. mengambil benda pipih tersebut, Kiana tersenyum melihat nama penelpon tersebut tetap mempertahankan senyumnya sambil mengangkat telpon tersebut.

"yes Honey ?" 

"...."

"Kau dimana sekarang ?" 

"..."

"oh, aku terharu..kau sangat baik" 

"..."

"baiklah, aku turun sekarang. kau tau aku sangat mencintai mu.." 

setelah menutup telpon tersebut, merapikan sedikit pakaian yang ia pakai Kiana berjalan kearah depan rumah nya, ketika telah membuka pintu Kiana kembali tersenyum dan berjalan menuju arah mobil sedan yang terparkir di depan rumah nya

"oh, Honey aku merindukan mu"...sambil memeluk seseorang tersebut dengan erat...

Rachel the Cupid (ON GOING)Stories to obsess over. Discover now