Saat itu mereka hanyalah orang-orang yang saling tidak mengenal satu sama lain.Saat itu mereka hanya tahu bahwa diri mereka mempunyai masalah yang besar,dan saat itupun juga mereka menyadari bahwa mereka meninggalkan rekam jejak mereka secara bersamaan dimasa lalu,yang bahkan diri merekapun bingung untuk mencernanya didalam nalar mereka.Ketika itu Jihyo,Taehyung,Jisoo,dan Sehun hanya menganggap dunia ini hanyalah sebatas kesenangan belaka.Dunia yang bahkan terlalu paradoks dan abstrak bagi mereka yang saat itu dalam masa kejayaan mereka masing-masing.Dunia yang penuh dengan Intrik,perjamuan,konflik,dan Drama kehidupan yang melekat dari dalam diri mereka masing-masing.Serta Beban hidup yang mereka tanggung sekarang membuat mereka berpikir dua kali untuk mengetahui siapa diri mereka sebenarnya.
"BAGUS!!!SEKARANG AKU TERJEBAK BERSAMA KALIAN DISINI!!"Bentak Sehun geram dan tak terkendali ketika mereka berada didalam apartemen milik Taehyung.Ia duduk diatas sofa dan tampak sangat stress.Kepalanya ia hadapkan kebawah sehingga yang lainnya tidak tahu ekspresinya saat itu.Taehyung yang terdiam kaku hanya menunduk dan menangkupkan tangannya,sementara Jihyo bersandar didinding dekat Televisi dan dengan tatapan kosongnya.matanya sembab dan masih meninggalkan bekas air mata disela-selanya.Jisoo duduk disudut tembok dan meringkukan tubuhnya.
"Kenapa aku baru tahu hal ini disaat diriku benar-benar tidak terima??"Ujar Sehun Pelan.Hanya suaranya yang bisa memecahkan keheningan yang sesaat berlangsung itu.Jihyo menegakkan tubuhnya dan mengepalkan tangannya menahan amarah.
"Kau tahu??Jika seandainya selama ini kita mengenal satu sama lain,semua ini tidak akan terjadi"ujar Jihyo dengan gemetar.Jisoo mendongakkan kepalanya dan menatap mereka berdua.
"Oh ya??Lalu apa hubungannya dengan pria itu??Dia bukan siapa-siapa,Ya kan??IYA KAN!!??"Jisoo berteriak dan air matanya kembali menetes.Kini dirinya benar-benar terguncang dari sebelumnya.Jihyo,Sehun dan Taehyung menatap Jisoo yang sesenggukan menahan tangisnya.
"Taehyung,apakah dia penting bagi kita??Tidak kan??"balas Sehun menatap kawannya dengan pandangan yang tidak mempunyai arti.Taehyung menatap Sehun sendu,kemudian beralih kearah Jihyo yang membuang pandangannya dan tanpa sadar air matanya keluar.
"Baiklah.Aku sadar dia tidak penting bagi kita,tapi secara perlahan-lahan kita juga ikut andil dalam masalah ini.Aku mengatakan ini bukan berarti aku membela pria itu,tapi aku juga ikut khawatir tentang kalian bertiga"ujar Taehyung meyakinkan,namun Sehun bangkit dan memegang erat kerah leher kemeja Taehyung.
"PERSETAN DENGAN PRIA ITU!!Kau tahu??Semenjak masalah ini terjadi,hidupku berubah 180 derajat dari biasanya.Dan dengan munculnya dua jalang ini,hidupku semakin sulit"Sehun dengan lancangnya mengucapkan itu didepan Taehyung,membuat Jihyo terbelalak dan menatap Sehun geram.Jisoo pun melakukan hal yang sama,dan segera ia bangkit dari tempatnya terduduk.
"Apa kau bilang??"tanya Jisoo dengan gemetar.Sehun melepaskan genggamannya dan mendorong Taehyung menjauh dari dirinya.
"Iya.Jalang.J-A-L-A-N-G"ucap Sehun seraya tersenyum menatap Jisoo dan Jihyo secara bergantian sambil tersenyum merendahkan kedua wanita itu.Jihyo mendekati Sehun dan sesaat kemudian menampar pipi Sehun dengan keras,meninggalkan bekas merah dipipinya.
"Kuingatkan kepadamu.Jaga omonganmu,karena siapa tau didunia ini sudah tidak ada yang berada di posisimu lagi"ujar Jihyo pelan dengan nada bicaranya yang gemetar.Jisoo mendekati Sehun dan menatapnya dalam-dalam.
"Jalang??Jadi selama ini aku dekat denganmu dan kau menganggapku Jalang??"Sehun berbalik menatap Jisoo yang memandangnya.Kini mereka berdua saling berpandangan.Lalu tanpa diduga,ekspresi Sehun berubah menjadi menyesal dan air mukanya menunjukkan bahwa ia prihatin dengan Jisoo.
"Jisoo,aku minta maaf.Aku tidak bermaksud untuk melukai hatimu.Aku tidak sengaja mengucapkan itu"Ujar Sehun mencoba meraih tangan Jisoo,namun Jisoo menepisnya.
"Sehun.Aku terlanjur sakit hati.Setidaknya kalau kau tidak ingin melukai hatiku,kau tidak akan berucap seperti itu"ujar Jisoo gemetar.Jihyo yang memandangi Jisoo hanya bisa menitikkan air matanya dan menatap mereka berdua,sementara Taehyung berusaha menegarkan Jihyo dengan memegang pundaknya.
"Aku kecewa denganmu"lanjut Jisoo,kemudian mengambil tasnya dari atas meja ruang tamu,dan meninggalkan ruangan apartemen itu.
"Jisoo,kumohon jangan pergi.Kumohon Jisoo"Jihyo mengejar Jisoo yang belum jauh dari ambang pintu,akhirnya setelah mereka berdua keluar,tersisa Taehyung dan Sehun yang ada didalam sana.
"Kau Puas??Kau Puas telah melukai hati orang yang paling dekat denganmu selama 10 tahun terakhir??"ujar Taehyung dengan kesal.Ia tahu bahwa sahabatnya itu tidak mungkin melakukan hal itu,namun ia tidak habis pikir dengan lisan sahabatnya itu.
"Sungguh aku tidak ingin mengatakan itu.Aku bersumpah,Taehyung"ujar Sehun meyakinkan sahabanya,namun Taehyung terkekeh merendahkan dan menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Jangan memohon maaf kepadaku.Mohon maaflah kepada Jisoo yang telah kau sakit hatinya"ujar Taehyung menatap Sehun sinis,lalu meninggalkan Sehun sendirian didalam apartemennya untuk mengejar Jihyo.Sehun yang kini sendirian hanya bisa menangis dan tidak menyadari akan ucapannya............................
When I Was Young - Start
YOU ARE READING
When I Was Young
RandomKetika mereka beranjak menjadi manusia yang lebih dewasa,namun harus dipertemukan secara tidak sengaja ketika Masalah menimpa mereka.Kini mereka harus mengakui bahwa mereka pernah menjadi sahabat sejati saat usia mereka masih sangat belia
