Falling In Love

10K 836 570
                                        

Disclaimer: Furudate Haruichi
By: Ozozo1298
Warning: Ooc, Ic, Typo

"Suatu hari nanti aku akan memberikanmu toss."

Itu adalah perkataan Atsumu beberapa tahun lalu saat dikalahkan dalam pertandingan.

Dia kira kalimat itu keluar dari mulutnya hanya karena iri dengan Kageyama dan juga rasa tertarik kepada Hinata yang unik dan bersinar terang bagaikan matahari itu.

Namun rasa tertarik Atsumu semakin besar dari hari ke hari, dan akhirnya dia hanya ingin bersama dengan dirinya....

Hinata Shoyou.

.
.
.
.
.

"Nama saya Hinata Shoyou! Mohon bimbingannya mulai dari sekarang."

Sekarang impiannya menjadi kenyataan, dirinya dipertemukan kembali dengan Hinata disaat dirinya telah menyerah.

Di depannya berdiri Hinata Shoyou yang sedang memperkenalkan diri.

Dirinya masih sama, bersinar menyilaukan namun begitu indah bagi Atsumu.

"Shoyou! Waahhh kau tambah tinggi, kau makan apa di Brazil sehingga bisa sebesar ini?"

Setelah perkenalan singkat, Hinata langsung diserang pelukan mematikan dari Bokuto yang sangat senang bertemu dengan muridnya setelah sekian lama.

"Kau membuatnya tidak bisa bernapas."

Tegur Sakusa, ia pun berjalan mendekati Hinata dan menatapnya dari atas ke bawah seperti sendang memperhatikan sesuatu.

"Apakah kau sudah disuntik imunisasi? Apakah kau mudah sakit? Apakah kau ada penyakit keturunan?"

Pertanyaan bertubi-tubi dilayangkan Sakusa, membuat Hinata bingung dan gelak tawa terdengar dari kapten MSBY Black Jackals.

"Wah, sepertinya kami yang memohon bimbingannya dari dirimu. Seperti kau lihat sendiri, tim ini dipenuhi oleh orang-orang gila."

"Tenang saja Meian-san, Shoyou juga orang gila jadi dia cocok disini."

Dan Atsumu yang dari tadi membeku karena terlalu bahagia akhirnya melangkah mendekati pujaan hatinya, senyuman kebahagiaan tergambar jelas di wajahnya membuat yang lain bingung kecuali Sakusa yang memang selalu menatap jijik kepadanya.

"Akhirnya... Sudah lama aku menunggu saat ini."

Hinata pun ditarik dengan tiba-tiba kedalam dekapan hangat milik Atsumu.

.
.
.
.
.

"Aku tidak tahu kalau Atsumu bisa seromantis ini."

"Apa maksudmu?"

Shugo Meian tengah berbicara dengan Adriah Thomas sambil menatap Atsumu yang tersenyum-senyum sendiri di depan mesin minuman.

"Dia selalu membeli dua jenis minuman berbeda untuk Hinata, bukankah itu romantis?"

Thomas hanya bisa tersenyum sambil menggelengkan kepalanya, baginya setter mereka itu sedang gila saja karena tersenyum sendiri kemana pun langkah kakinya berjalan.

"Omi-kun, kira-kira Sho-"

"Jus jeruk."

Sakusa yang kebetulan lewat langsung memotong pertanyaan dari Atsumu.

Dirinya sudah muak karena selalu diserang dengan pertanyaan yang sama setiap harinya.

Just Falling In LoveStories to obsess over. Discover now