1 - Release

81 4 0
                                        

Sungguh malam yang tenang.Banyak orang berlalu lalang di jalanan dan gedung gedung memancarkan cahaya menambah pesona kota yokohama.Di balik semua pesona itu ada juga rahasia rahasia gelap yang tersembunyi dengan rapi. Port mafia, salah satu organisasi gelap yang mempunyai pengguna ability terkuat di yokohama dan mereka sedang kedatangan tamu yang sangat tidak terduga. Little did they know they going to have another powerful ability user.

"Sungguh kunjungan yang menyenangkan Tatsujin-kun" ucap seorang pria berjubah hitam yang sedang duduk di kursinya dengan tenang.Dia adalah bos port mafia, Mori Ougai.

"Kau tau aku jauh jauh dari jerman kesini tidak hanya untuk berkunjung Mori"tidak jauh di depan Mori ada seorang pria dengan rambut pirang keperakan berdiri tegak menghadap Mori.

"Benarkah? jadi apa tujuan seorang mantan eksekutif ke sini selain untuk berkunjung?" Ucap Mori sambil tersenyum menatap sosok pria bertubuh tinggi dan berbahu lebar di depannya.

"Aku memutuskan melepaskannya,dan membawanya kemari".Hanya dengan kalimat itu Mori langsung mengerti apa maksud pria bersurai pirang keperakan dan hal cukup membuatnya agak terkejut.Setelah hening beberapa menit Mori mulai berbicara lagi.

"Apa yang akan kau lakukan setelah kau melepaskannya Tatsujin-kun?Aku mengenalmu cukup lama,tetapi ini? aku tidak tau kau punya sisi lembut" ucap Mori sambil menopang dagunya dengan satu tangan sambil tetap tersenyum.Pria bersurai pirang keperakan menghela nafas kasar dan menatap Mori serius.

"Ini bukan soal sisi lembut atau semacamnya tetapi aku hanya memberikannya kesempatan terakhir,jika dia tidak bisa mengontrol abilitynya maka aku membawanya kembali kejerman dan mengurungnya lagi.Jadi,aku mau dia tinggal disini "Ucapnya tenang.Suasana di dalam ruangan tersebut hening sesaat,hanya ada suara goresan cryon oleh gadis berambut emas bergelombang  yang sibuk menggambar di lantai.Setelah keheningan itu Mori terkekeh pelan lalu lanjut berbicara.

"Begitukah?tidak biasanya kau meminta Tatsujin-kun"Senyum Mori berubah menjadi smirk dan matanya menatap pria didepannya dengan penuh makna"Permintaan yang sederhana bukan? aku yakin kau bisa melakukannya, lagipula aku sudah muak melihatnya" Sorotan matanya yang sebelumnya tenang berubah menjadi marah,muak, dan kesal dan hal itu sangat mudah dibaca oleh Mori.Dan sekali lagi suasana berubah menjadi mencekam dan hening.

"Aku akan melakukan permintaanmu dengan satu syarat"Ucap Mori tenang ."Syarat apa?"Pria bersurai pirang keperakan menaikkan sebelah alisnya sambil terus menatap Mori penuh dengan tanda tanya.

"Aku akan menaruhnya di pengawasan seseorang.Tetapi,aku harus memilih siapa yang akan mengawasinya".Dia terkejut tetapi tidak menunjukkannya dan hanya menghela nafas kasar dan menatap Mori yang tersenyum tidak berdosa dengan tatapan jengkel.'Kau tidak pernah berubah,Mori'Batinnya lalu berdecak kesal.

"Aku hendak protes karena itu hak ku tetapi karena kau bosnya sekarang maka baiklah,aku tidak bisa menolak"akhirnya dia mengalah dan Mori tersenyum.

"Bawa dia kemari,aku penasaran bagaimana putri bungsu mu terlihat sekarang"Setelah Mori mengucapkannya pria bersurai pirang keperakan langsung mengeluarkan ponsel dari jas nya lalu menelpon seseorang, beberapa saat kemudian telepon tersambung dan ada suara pria di seberang sana mengucapkan sesuatu lalu ia mulai membuka mulutnya dan berbicara."Bawa dia,aku menunggu"Ucapnya datar lalu bisa terdengar seseorang mengucapkan 'dimengerti' dan panggilannya di putuskan sepihak olehnya .Saat Dia menelpon Mori menyuruh salah satu bodyguard yang berjaga untuk memanggil seseorang untuk dipanggilkan ke ruangannya.

The girl that everyone call as the pure monster will be released,for the first time since years and maybe for the last time...

⚊⚊⚊

Suara langkah kaki mulai berderu,Pria pria berbaju serba hitam bergiliran masuk ke dalam Port Mafia HQ memandu seorang gadis dengan surai pirang sepunggung dan tangan yang di rantai.Tubuh dan wajahnya dibalut oleh perban dan selama berjalan dia terus menunduk dengan mata biru langit yang suram dan terlihat tidak berjiwa.Semua orang mulai melihat ke arah gadis itu,tentu saja mereka mengenal gadis itu dan mungkin beberapa dari mereka tidak. Gadis yang hampir menghancurkan kota Berlin di Jerman dan seisinya sekarang berada di sini,di Yokohama.Semejak gadis itu dan pria pemandu nya memasuki bangunan suasanannya berubah menjadi gelap dan suram membuat siapapun di sekitar mereka merinding dan langsung lari menjauh.Mereka tiba tiba berhenti dan gadis itu juga berhenti saat seorang pria berambut pirang keperakan berjalan menghampiri mereka.Pria pria yang memakai baju serba hitam langsung membungkuk dan gadis bersurai pirang itu menaikkan kepalanya menatap sosok di depannya dengan wajah yang emotionless.

"Aku tau tidak ada gunanya berharap kepada anak sepertimu tetapi aku berharap kau akan menjadi berguna jika menjadi salah satu dari port mafia" Ucap pria bersurai dingin dan dia meraih rambut gadis di depannya lalu menjambaknya."Jangan buat aku menyesal sudah memutuskan mengeluarkan mu dari kurungan itu,mengerti?"Tatsujin menarik rambut gadis itu sampai mereka face to face walaupun ekspresi gadis itu hanya datar dan dia tidak merespon sama sekali,membuat pria itu berdecak kesal .

"Iya..."

Akhirnya gadis itu merespon dan suaranya kecil dan suram.Pria itu melepaskan rambutnya lalu berjalan duluan menuju lift ke atas diikuti oleh bawahan bawahannya yang terus memandu gadis tadi menuju lantai paling atas dimana ruangan Mori berada.Saat sudah sampai di depan ruangan Mori mereka pria berbaju serba hitam berdiri diluar sementara mereka berdua masuk ke dalam.Saat mereka sudah di dalam Pria bersurai pirang keperakan itu menjentikkan jarinya dan seketika rantai yang melingkar di pergelangan tangan gadis itu terlepas meninggalkan bekas berwarna merah dan jatuh ke lantai.

"Aku sudah membawanya,sisanya terserah padamu Mori"Ucap pria itu kepada Mori yang sedari tadi sibuk dengan gadis bersurai emas bergelombang dan yang di ajak ngomong langsung menghentikan aktivitasnya dan menoleh ke arah mereka lalu berjalan menghampiri mereka berdua menghiraukan celotehan celotehan gadis berambut emas yang sibuk sendiri menggambar di lantai.

"Iya,kau bisa pergi sekarang Tatsujin-kun aku sudah mengurus semuanya"Ucap Mori sambil tersenyum khas dan pria berambut pirang keperakan itu membungkuk sedikit dan berjalan keluar lalu di ikuti bawahan bawahannya yang lain.Setelah pria itu pergi Mori berjalan lebih dekat ke gadis itu.

"Siapa namamu?"Ucap Mori menatap gadis di depannya.

"Kaori"Ucap gadis itu singkat dan melirik ke Mori sekilas lalu menatap lurus lagi ke lantai.

"Aku Mori Ougai,boss dari port mafia kau akan berada dibawah perintahku Kaori-kun"Ucap Mori kepada Kaori dan Kaori hanya mengangguk sebagai respon.Saat Mori baru saja ingin berbicara tiba tiba pintu ruangan terbuka dan seorang anak laki laki bersurai dark chocolate yang sepertinya beberapa tahun lebih tua di bandingkan Kaori berdiri di ambang pintu.

"Kau memanggilku Mori-san?"Ucap anak laki laki itu sambil melangkah masuk menghampiri Mori dan melihat ke Kaori."Dan,dia siapa?"Anak laki laki itu menunjuk Kaori sambil melihat ke Mori dengan wajah tanda tanya.

"Dia adalah Kaori Asagi-kun,putri bungsu dari mantan eksekutif kita"Ucap Mori sambil berjalan kembali ke kurisnya dan duduk di sana menghadap kaca jendela yangmenampilkan pemandangan kota Yokohama.

"Dazai-kun,aku akan menaruhnya di bawah pengawasanmu"

"Dan Kaori-kun mulai hari ini Dazai-kun adalah superior mu dan kau adalah subodinate nya,bekerja samalah dengan baik kalian berdua"

⚊⚊⚊⚊

A/N

HAE PARA READERS KEZHYNG AN KUH :') AUTHOR BALIK DAN AUTHOR MASIH IDUP!!!/plak

dan ini adalah buku baru yeeeiiii,author bakal lebih fokus ke buku ini and mungkin author akan lebih rajin up wattpad~ 'mungkin' :")

See you gais later!~


Stained glass - Dazai Osamu x OcStories to obsess over. Discover now