Introduction

45 0 0
                                        

1. Remo Alenjandrino

Laki-laki berusia 25 tahun, seorang wartawan di media online terbesar Indonesia, Waktu. Sudah lima tahun mengabdikan dirinya di rubrik Politik dan Hukum.

Salah satu wartawan yang banyak dihormati oleh wartawan lain karena sifatnya yang idealis. Tidak pernah tersandung kasus apapun karena tidak mau menipu dirinya sendiri dengan menggunakan topeng untuk setiap kelakuan jahatnya.

Alasan bertahan menjadi seorang wartawan adalah, agar suaranya dapat terus memberikan perubahan pada hal-hal yang tidak dia sukai, agar kritikannya dapat menjadi ancaman untuk regulasi-regulasi yang bengkok dan tumpul ke bawah.

Remo bukanlah manusia paling sempurna di dunia. Emosinya naik turun setiap kali dia melihat ketidakadilan yang terjadi di sekitarnya. Tapi dia bisa menjadi sosok yang lembut dan bersahaja di depan kekasih hatinya.

2. Areta Ino

Wartawan baru di media online Waktu. Pertama kali menceburkan dirinya di rubrik Politik dan Hukum. Biasanya, ia selalu memilih untuk ditempatkan di rubrik sejenis leisure atau rubrik lainnya yang lebih santai.

Baru saja keluar dari kantor sebelumnya karena dia mendapati kantornya terlibat kasus korupsi pajak. Bagaimana dia bisa menyajikan konten menawan, jika kantornya saja melanggar aturan?

Beruntung, dia ditawari untuk mengisi bangku kosong di media online Waktu sebagai wartawan Politik dan Hukum. 

Meski di awal merasakan banyak keraguan, akhirnya dia bisa keluar dari zona nyaman, dan bertemu jalan cerita yang tidak pernah bisa ia tebak.

3. Gio

Wartawan senior. Tahun ini merupakan tahun keduanya membangun media online sendiri melalui kucuran dana yang diterimanya lewat beberapa investor luar negeri. Eksistensi medianya bukan yang pertama, tapi yang selalu dipercaya.

Senior sekaligus kakak bagi sosok Remo.

Seseorang yang paling lama mengenal dan mengerti sosok Remo.

Juga satu-satunya orang yang dipercayai oleh Remo 1000 persen.

4. Arya

Pemimpin Redaksi rubrik Politik dan Hukum di media online Waktu. Yang mana sekaligus menjadikan dia sebagai atasan Remo.

Tidak pernah sehari pun Remo absen dalam membuat kepalanya pening. Mulai dari penulisan berita yang provokatif hingga menyenggol pejabat negara yang anti wartawan.

5. Revilia

Teman kuliah Areta, sekaligus seorang sekretaris dari direktur utama media online Waktu. 

Tidak pernah percaya pada skenario semesta karena dia tidak pernah mendapatkan apa yang dia inginkan sekeras apapun dia berteriak pada langit malam.

Lagi, dia harus membenci semesta karena candaannya yang terlalu berlebihan pada jalan hidupnya.

6. Kalfani

Direktur utama media online Waktu. 

Seorang yang bahkan tidak pantas disebut bajingan.

Kata bajingan terlalu baik untuk makhluk ini.

7. Adilaya

Pejabat negara, menjabat sebagai Kepala Kementerian Keuangan.

Pejabat paling picik sepanjang sejarah.

8. Arsa

Anak tiri Adilaya.

Seorang musisi yang cinta pada kereta dan pemandangan yang ada di luar jendela.

Tidak pernah absen membawa gitar akustik custom kesukaannya.

Dia pikir semesta sudah bosan untuk bercanda dengan takdirnya. Ternyata, setelah pertemuan tak terduga itu, Arsa sadar kalau semesta masih ingin mempermainkan takdirnya.

9. Kerani

Kakak kelas Revilia. Orang yang harusnya dapat dengan tenang menjalani skenario hidupnya yang tidak terduga, mau tidak mau harus ikut terseret pada skenario berbelit ini.

Semesta BercandaDove le storie prendono vita. Scoprilo ora