Sorry for typo
Happy reading
30 November 2k19 (30-11-19)
~SMA Hitbig (06.30 a.m)
Masih terbilang cukup pagi bagi siswa SMA Hitbig untuk sampai di sekolah, namun lain halnya bagi siswi pemalas yang kebetulan menjadi rajin ini
"Wehh,,, tumben pagi Nda? Biasanya juga mepet masuk!"
"Tautuh, kesambet apaan Nda?"
Baru saja melangkahkan kaki memasuki kelas, sang siswi yang diketahui bernama Manda itu, langsung mendapat pertanyaan dari kedua temannya yang sibuk berkutat dengan buku dan pulpen dibangku milik Manda dan Nara
"Gak kesambet apa-apa, cuman mo nyalin pr doang" jawab Manda menjatuhkan tasnya disamping bangkunya, yang sedang diduduki temannya yang diketahui bernama Tasya
"Ntar-ntar" Tasya berdiri sambil membawa buku dan juga pulpennya, lalu menarik kursi milik Reksa yang ada disamping bangku Manda dan duduk diantara Manda dan Rima
"Udah ngerjain? Sampe mana?" Manda duduk lalu mengambil buku dan pulpen didalam tas, dibukanya buku tulis yang masih kosong melompong itu
"Udah jauh Nda!, udah ntaran aja lo nungguin punya gue, bentar lagi kelar" jawab Nara yang duduk disamping Manda
"Eh, bawa makan Nda? Makan yok habis ini!" tawar Rima yang duduk didepan Manda
"Hmm" Manda menyandarkan diri dikursinya, memperhatikan sekeliling yang memang masih sepi, namun semua siswa laki-laki dikelasnya sudah berkumpul dibangku tengah bagian belakang.
Nara Kinaya, teman sebangku Manda, teman seperkpopers'annya Manda. Rima Amalia, teman Manda dan Nara, paling kecil karna pendek, duduk didepan bangku Manda dan Nara, update dong. Anastasya Kinara, temen ghibahnya Manda, update is always, duduk dibangku pinggir, terpisah dari bangku Manda akan bangku tengah yang dihuni para lelaki
"Tumben Gita belom dateng?" tanya Manda pada teman-temannya yang masih sibuk menyalin pr milik Della, "Datengnya aja beberapa menit sebelum lo dateng biasanya!" jawab Tasya sedikit ngegas
"Yaudah biasa aja kali! Eh, yang piket sapa?" tanya Manda mendadak ingat, karna dilihatnya sekeliling yang tidak ada seorang pun yang membersihkan kelas yang kotornya luar biasa ini
"Hari kamis, yang piket...... Elo goblok!" ucap Nara setelah melihat jadwal piket di papan administrasi, untuk sesaat Rima dan Manda saling pandang dengan mata terkejut melotot. Tak lama mereka berdua berlari kearah lemari di bagian belakang deretan bangku Manda, mengambil sapu lidi dengan berebut dibelakang lemari
"Gue pinggir! Bangku gue sendiri!" teriak Manda
"Enak aja! Gue udah dipinggir!" jawab Rima yang langsung menyapu barisan bangkunya dan Manda
"Yaudah gue sana aja!" Manda menunjuk barisan bangku Tasya yang tempatnya dipinggir satunya
"Eh! Udah gue bersihin!" sahut seseorang diantara bangku-bangku
"Sapa tuh? Ada suaranya, orangnya gak ada?" tanya Manda
"Gue disini Nda!" seseorang mengangkat tangan kanannya yang memegang sapu lidi
"Yah,,,, gue tengah dong" ucap Manda mempoutkan bibirnya
"Hahahaha, sukurin lo!" tawa Rima yang masih sibuk menyapu karpet
Iya, kelas mereka berkarpet, karna mereka di kelas unggulan, fasilitas kelasnya juga lebih dari kelas lainnya. Ada AC, proyektor lengkap, gorden, dua lemari, buku pendamping, kelas berkarpet.
"Oke gakpapa, kali ini aja! Lain kali gue bakal dateng awal!" akhirnya Manda memilih untuk mengalah, perlahan Manda menarik nafas panjang, dan dibuangnya kasar
"Heh! Para kaum lelaki! Pada minggir kagak? Mo gue sapu kagak nih meja kalean?!" teriak Manda menggelegar
"Astaga! Kuping gue njir!!!" ucap Nara menutup telinganya
"Waduh Nda!, B aja kali!" timpal Tasya
"Iya-iya sabar napa?" jawab Reksa
"Awohhhh"
"Diem lo!" teman-teman Manda yang baru menggoda Manda langsung kicep, karna bentakan ringan dari Manda
--------------***--------------
~Bangku Manda (07.30 a.m)
"Buku Ra!" ucap Manda menarik buku dan pulpennya
"Nih" kata Nara memberikanbuku tulisnya pada Manda
"Percuma aja gue dateng pagi! Toh, endingnya gue nyalinnya jam segini" monolog Manda
"Ya kan, sekalian lo piket! Gimana sih?" sahut Nara
"Hmm, ya ya ya" Manda menyalin semua tulisan Nara dibuku tulisnya
"Eh! Ada pulpen gak?" tanya Reksa
"Kagak" jawab Manda cepat
"Ekhem" dehem Nara dan Brian bersamaan.
Tak lama Nara dan Brian saling tatap, lalu menunjukkan jempol tangan kanannya, dan digerakkannya jempol itu.
Kelakuan mereka berdua sukses membuat Manda menatap mereka sinis sambil melotot kan mata, sementara Reksa sibuk memiting kepala Brian yang bersekongkol dengan Nara dan masih banyak lagi. Hampir satu kelas menjodoh-jodohkan Manda dengan Reksa, dengan simbol jempol digerak-gerakkan itu.
Namun, sayangnya Reksa sudah memiliki kekasih, sedangkan Manda menjaga hatinya untuk seseorang yang sangat dia sayangi
Ananta Reksa, musuh besar Manda, namun kadang mereka bersikap seperti seorang teman biasa, orang jakarta tapi pindah ke Bandung. Brian Aditya, teman deketnya Reksa, deket juga sama Manda
Tbc......
Segini aja dulu, cerita kedua di wp. Moga suka, moga senang!
Jan lupa vote ya! Jan lupa tinggalkan jejak
KAMU SEDANG MEMBACA
Hidup gini amat || Amnd Aksra vs Annt Rksa
Teen FictionAmanda Aksara menjalani kehidupannya yang bisa dibilang beruntung, namun disetiap langkahnya tidak seorangpun tau, jika dia sering dihadapkan dengan berbagai masalah. Ananta Reksa menjalani kehidupan yang sama beruntungnya dengan Manda, namun diseti...
