Bel pulang berbunyi, itu berarti waktu pulang bagi siswa siswi, Silva, dia bergegas membereskan buku-bukunya dan langsung menuju kelas XII IPA 1, dia menunggu seseorang, Silva hanya menunggu di depan pintu, seseorang menghampirinya
"Kamu nunggu Livia ya?"Silva tau itu Nara, teman sekelas Livia, Silva mengangguk
"Dia tadi udah pulang duluan, kayanya sih buru-buru banget"
"Benarkah? Kalau begitu terima kasih ya"Nara pun pamit pulang duluan
Seseorang memanggilnya, dia Darren mantan ketua OSIS yang ramah dan baik
"Kenapa Ren?"
"Boleh nggak aku minta no Livia?"tanya Darren tanpa basa basi
"Buat apa?"tanya Silva sok polos
"Buat kenalan lah masa buat perangkap tikus" Silva tersenyum
"Siapa tau"tapi Silva malah melanjutkan langkahnya sambil mengucapkan
"Jadi cowok yang gentle, minta nomornya langsung"katanya setengah berteriak supaya Darren bisa mendengarnya, Darren hanya tersenyum
~~
Orang yang dicari Silva kini berada di mall, sedang menunggu seseorang
"Siapa sih ma? Kenapa kita harus makan di cafe segala?"
"Nanti papa Dateng sama Edo, anak temen papa yang rencananya mau kita jodohin sama kamu"tak lama kemudian, papa Livia Dateng sama seorang siswa kuliahan sepertinya dia yang bernama Edo
"Livia pergi pah mah, ada janji sama Silva"dengan cueknya Livia meninggalkan kedua orangtuanya dan juga Edo, tak sengaja Livia berpapasan dengan Darren
"Tadi aku bertemu Silva, kayanya dia nyari kamu"Livia tidak mempedulikan Darren
"Kapan?kapan kamu menjawab perasaanku?"kalimat Darren menghentikan langkah Livia
"Kamu sudah bertanya pada Silva? Belum kan? Tanya padanya, apa aku harus menerima mu?"
~~
Silva kini sedang berada di d'coco cafe, tempat favoritnya dengan Livia sambil streaming video boyband kesukaannya dengan Livia BTS
"Mereka benar-benar populer"sambil senyam senyum, Silva tak sadar Livia kini sedang menatapnya
"Sejak kapan kamu di sini?"
"Saking asyiknya sama mereka, kamu lupain aku?"Livia pura-pura ngambek
"Hei, tentu saja tidak, aku mencarimu, dari mana?"kini gantian Silva yang ngambek
"Silva,ada yang perlu aku ceritakan" Silva heran, tidak biasanya Livia seserius ini
"Orangtuaku menjodohkan ku, dan kamu tahu Dareen? Dia memintaku menjadi pacarnya, bagaimana menurutmu?"Livia berharap Silva mengerti perasaannya
"Itu tergantung padamu, aku tidak memaksa, kamu berhak bahagia, jangan khawatirkan aku? Aku akan tetap bersama Jin oppa dkk"Silva tersenyum tulus
"Aku tidak akan menerima Darren jika bukan karena kamu"mereka tersenyum, tanpa diketahui mereka seseorang melihat mereka sambil tersenyum
"Oh ya ayo malam ini menginap, kakakku sedang acara di luar, kita nonton vlive BTS"Silva mengajak, Livia mengangguk setuju
Selesai, ini benar-benar pendek, klise, tapi menurutku ada hal baik yang dapat dipetik dari cerita ini..
KAMU SEDANG MEMBACA
Silvia ( End )
Teen Fictionjika kalian punya sahabat, dan sahabatmu menyukai pacarmu, apa yang akan kamu lakukan? dan jika kamu tidak menyukai pacarmu? bagaimana dengan dia? "kalaupun kita menjalin hubungan diam-diam, Livia nggak bakal marah kok sama kamu"Dareen membuj...
