Nur baru saja menerima surat kelulusan SMAnya. Sayangnya, dia tak bisa tertawa riang karena setelah hari itu hidupnya akan sangat sulit.
Nur hamil, di usianya yang baru delapan belas tahun di saat cita-citanya menjadi seorang dokter begitu menggebu.
Orangtuanya yang tidak bisa menahan malu memintanya pergi dari rumah dan tinggal sejauh-jauhnya.
Tidak peduli bahwa Nur membutuhkan orang terdekat untuk mengobati luka hatinya.
Nur pergi membawa bayi dalam kandungan tanpa ayah si janin tahu keberadaannya.
Apakah Nur bisa melewati masa terpuruk itu? Ataukah ia justru menyerah?
Lalu, apa kabar dengan lelaki yang juga sahabatnya. Pemuda yang tidak sengaja menanam benih di rahimnya?
***
Love
Mahar
KAMU SEDANG MEMBACA
Rembulan yang separuh
ChickLitBagaimana mungkin rembulan bisa terlihat sempurna jika dia hanya tinggal separuh?
