Prolog

47 5 0
                                        

Di sebuah kafe, tepatnya di pojokan, seorang gadis duduk dengan earphone melekat di kedua telinganya, mendengar lagu indah mengalun, yang tepat menggambarkan perasaannya saat ini.
Namanya Adinda. Gadis sederhana yang memiliki mata bulat dan coklat. Hidung mancung dan bibir yang cukup mungil.
Sebenarnya, tidak ada yang istimewa dari sosok gadis ini. Namun, ada kisah yang membuat gadis ini sangat mengubah cerita hidupnya yang awalnya hanya tidak dibarengi dengan kerapuhan hati, tetapi juga dengan kerinduan yang tersakiti.
Dengan perlahan, Adinda menutup mata, meresapi semua yang telah dia alami hingga saat ini. Dan itu terasa berat dan menyakitkan. Perasaan itu datang lagi.

Dan kali ini, sosok yang menjadi sumber keterpurukannya. Sosok yang menjadi alasan untuknya ingin berhenti bermimpi. Sosok yang selama ini selalu menghantuinya kembali hadir. Membuka kembali luka yang hampir tertutup.

i'm fine??Where stories live. Discover now