Saat suasana di kala itu aku terasa gugup
Bertanya tanya mengapa jantung ku berdegup
Hari berganti dan suasana terasa kembali
Dia yang ku ukir dalam diary ku
Kembali datang dalam keramaian itu
Memendam lama sudah terjadi
Ego yang malu tak kunjung bertepi
Rasa yang terpendam hanya bisa berandai
Waktu mengisyaratkan untuk bertemu
Namun,kau tak mengenal siapa aku
Diriku terlalu lugu untuk menunggu
Jiwa ku masih ragu untuk bertemu
Mungkin pula waktu tak mengizinkan kita untuk bersatu
Sekian detik berlalu memikirkan rindu
Memilah jadwal untuk bertemu
Namun,aku keliru sejak awal
Bahwasanya kau benar benar tak mengenal
Aku terlalu bodoh tentang rasa
Hingga fikiran melunjak gelisah
Kini ku hanya bisa berdoa
Mengunci sikap yang bersalah
Dan menutup hati yang terasa
Tetapi, rasa kian hari tak terbalas olehnya.
YOU ARE READING
Coretan ilusi
PoetryMengandung unsur puisi. Tidak ada cerita berlanjut. bertema tentang keluarga,cinta,sahabat,Indonesia,Jakarta,dll.
