•Prolog

13 1 0
                                        


"kepergianku untuk kembali..."Raissa lirih berbisik.
Lya tersenyum kecil,lalu memberikan secarik art paper pink kepada Raissa yang kaget sekaligus bahagia atas surprise yang tak pernah terlintas itu. Raissa membacanya...
"Even if someday i will forget everything,always remember that my hearts are never forget you"
Raissa menjawab,berbisik lembut...
"Dear love is an open door... We've to go to save our love... For the love of God..."
Matahari semakin terang sinarnya,memberi kehangatan mereka sebagai sepasang kekasih,sahabat,dan belahan hati meski mungkin masih belum seimbang dan timpang. Tapi keyakinan akan rahasia cinta-Nya cukup menjadi pikatan hati yang tak akan lekang termakan panas hujan.
LYA... I'll be Back!

Remember MeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang