Because I've tried my best

2.8K 169 30
                                        

Kim Doyoung (NCT)

Jeong Jaehyun (NCT)


And Other NCT's members

Disclaimer : They belong to themselves.

Warn!!! It's Genderswitch (gs) or genderbender, Don't read if you don't like gs!!!!!

Typo(s) everywhere

Let me say thank you for reading my story.

Ini adalah kesekian kalinya Doyoung mengehela nafas berat, lalu menggerutu merutuki sang kekasih.

Rencana kencan yang sudah Doyoung atur sedemikian rupa hancur begitu saja hanya karna pekerjaan bodoh dadakan kekasihnya sementara Doyoung? Ia bahkan meminta jatah libur khusus untuk hari ini.

Sesekali ia juga ingin menjadi prioritas kekasihnya.

Bukan pertama kalinya bagi Doyoung merasa kecewa dengan tingkah menyebalkan kekasihnya itu, tapi mau di kata apalagi Doyoung terlalu cinta dengannya, ia hanya bisa pasrah ketika Jaehyun, kekasihnya, membatalkan janji mereka seperti biasanya.

Doyoung tersenyum miris, menatap pantulan wajahnya melalui telfon pintar miliknya, tadinya ia ingin memperlihatkan rambut barunya pada Jaehyun, menceritakan temannya yang baru saja berhenti karna akan melahirkan dan teman lainnya yang akan menikah.

Berbicara tentang menikah, Doyoung selalu bertanya-tanya, apakah mungkin ia dan Jaehyun akan menikah juga ? Sementara Jaehyun saja tampak tidak serius dan terpaksa menjalin hubungan dengannya.

Toh wajar saja Jaehyun merasa seperti itu, Doyoung sadar bahwa dirinya lah yang mengejar-ngejar Jaehyun, ia sendirilah yang melempar dirinya sendiri kedalam pelukan pria itu.

Apa aku menyerah saja? Pikir Doyoung.

Ia menunduk, mengusap air matanya yang entah sejak kapan tumpah ruah sembari menggeleng pelan, tidak! Ia tidak bisa menyerah begitu saja setelah apa saja yang ia lakukan untuk mendapatkan Jaehyun.

Doyoung lalu berdiri hendak pergi dari cafe milik temannya yang kini tengah sibuk meladeni pembeli lainnya.

"Ten! Aku pulang, sampai jumpa," teriak Doyoung sembari melambai pada sahabatnya Ten.

"Eh? Tapi kau bilang kau sedang sedih, apa kau sudah lebih baik?"

"Tentu saja, terima kasih untuk cokelat panasnya," puji Doyoung lalu melambai pada Ten yang tersenyum pasrah.

Ten sangat tahu bahwa Doyoung berbohong, melihat bahu ringkih sahabatnya menghilang di balik pintu kaca, tapi ia bisa apa? Doyoung itu bebal dan bodoh! Ya sahabatnya itu bodoh karena cinta.

...

Cuaca di malam hari benar-benar mengejek Doyoung, rintikan hujan seolah-olah menyaingi mata Doyoung yang kini sembab karna menangis.

Sedangkan sejuknya udara yang menusuk layaknya tusukan duri pada relung hati Doyoung saat ini.

Bahkan sampai saat ini Jaehyun tidak kunjung mengabarinya, ataupun setidkanya meminta maaf untuk menghargai dirinya.

Karena Usaha Tak Pernah Mengkhianati Stories to obsess over. Discover now