CHAPTER 1

14 2 0
                                        

Ibukota yang terkenal akan kemacetannya di siang hari membuat polusi udara semakin memburuk. Opss! Ini masih pagi ternyata.

Sebuah mobil verrary hitam berkilau yang habis dibersihkan menggunakan kit, memasuki parkiran salah satu sekolah elite nan bergengsi di ibukota. Para siswa dan siswi heboh tatkala melihat seseorang yang keluar dari mobil tersebut yang menjadi pusat perhatian para murid disana.

Cowok dingin dan sulit didapatkan oleh kaum hawa tentunya. Dengan tubuh tinggi tegap, wajah kebarat-baratan dengan alis yang tebal, oh dan jangan lupakan hidung yang mancung disertai bibir atas yang tipis menghiasi wajah dinginnya.

"eh yayang putra, baru dateng?" seorang cowok tiba tiba menepuk pundak cowok yang ber name tag Putra Greyson Aditama tadi dengan akrabnya.

Cowok bernama putra tadi mengangguk mengiyakan "lo abis darimana keringetan gini?"

"biasaa, belum bisa olahraga malam, olaharaga pagi pun jadii. Oh iya, tadi ada cewek nantangin gue one by one" ujar cowok berkeringat itu yang diketahui bernama Kevin.

"terlalu percaya diri tuh cewekk"

"gue juga awalnya mikir gitu, eh pas dia main, buseett! Keren pake bangget, coegg! Suer dah, terpesona gue ama tuh cewek"

"bukannya lo terpesona ama semua cewek vin?" ucap putra menanggapi

"buseett! Yang ini beda coegg. Yang ini bener bener gue akuin dah, masa. Bahkan dia nyetak skor lebih dulu dari gue"

Putra terdiam sambil meneruskan jalannya "lo payah sihh"

"etdahhh, gue seriusan bambankk!"

✨✨✨

Disisi lain, seorang cewek tengah melihat kearah ponselnya. Saat melihat ke salah satu spot layarnya, matanya membelalak.

"WHATTT! Udah jam 9. Aduhh, alya bego! Telat kan jadinya. Aduhh, kutang gue mana lagi nih, kutaaanggg!"

Cewek yang kerap dipanggil alya atau al tadi mengheboh sendiri dikamar ganti. Jam pelajaran pertamanya sudah terlewatkan 30 menit. Padahal ia sengaja datang cepat hari ini karena guru yang pertama mengajar adalah guru killer

"dihukum dah ni guee!" ucapnya meracau tidak jelas bahkan saat ia berlari dikoridor sekolah.

BRAKKK!!!

Pintu kelas terbuka dengan kasarnya, menampilkan seorang cewek yang terlihat berantakan dengan rambut yang acak acakan. Seketika ruang kelas yang sunyi mendadak dipenuhi gelak tawa yang sangat cetar membahana badai kala melihat penampilan teman sekelasnya tersebut.

"RACHEL ALYA ALEXIA!" suara seorang wanita belum menikah alias bujangan bergema diseluruh ruang kelas membuat setiap siswa harus menahan tawanya.

"saya bu, hadir! Maaf" alya menghormat kepada guru itu entah mengapa?

"siapa suruh kamu hormat?"

"siap, bu!" alya menurunkan tangannya dan menatap gurunya dengan kekehan tidak jelas.

"darimana saja kamu? Kelas sudah dimulai sejam yang lalu dan kamu baru datang?"

"wahh, ibu suudzon nihh. Saya baru telat 30 menit malah dibilang sejam. Gak boleh gitu buu. Lagipula kan saya telat karena main basket tadi bu. Bisa aja nanti saya jadi perwakilan Asian Games Indonesia terus menang deh. Kan ibu juga nantinya yang bakal bangga!" ucapnya tidak jelas.

TROUBLEMAKER ALYAHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora