Setelah menikah dengan ayah,ibuku memutuskan untuk menetap dikota bogor,dan memutuskan untuk membuka usaha kecil kecilan.ibuku bernama hanum, seorang wanita kuat yang merawatku dari kecil yang memiliki sifat lemah lembut dan perhatian. sedangkan ayahku bernama wijaya, sosok ayah yang aku sayangi yang memiliki sifat pengertian dan berwibawa. aku memiliki 2 kakak laki laki yang bernama ilham dan dodi watak mereka sungguh sangat berbeda.kak ilham cenderung mempunyai sifat pengertian dan berbakti kepada orangtuanya tetapi sebalikny kak dodi cenderung memiliki sifat egois dan keras kepala.
"Yah ilham pengen beli itu"rengeknya.sambil menunjuk nunjukkan ke arah tukang mobil mobilan.
"yang mana sayang"tanya ayah antusias, detik selanjutnya ayah mengajak ilham untuk menghampiri tukang mobil mobilan tersebut.
"yasudah yu sayang kita beli, ilham mau yang mana?tapi ilham janjinya gaboleh nakal"ucap ayah.
"baik ayah"ucapnya sambil memeluk ayah.
Ayahpun meraih uang yang ada disaku celananya untuk membayar mobil mobilan yang ilham beli."nih mang uangnya"ucap ayah sambil menyodorkan uang tersebut ke tukang mobil mobilan.
"iya pak, terimakasih" ucap tukang mobil mobilan sambil menerima uang yang diberikan ayah.
Setelah membeli mobil mobilan ilham dan ayah memutuskan untuk pulang kerumah sekedar pamit kepada ibu.
"Assalamu'alaikum"ucapnya sambil membuka pintu rumah.
"waalaikumsalam"terdengar sautan wanita setengah baya dari dalam rumah.
detik selanjutnya"sudah pulang sayang"ucap ibu sambil jongkok untuk mensejajarkan tubuh ilham dengannya.ilhampun hanya mengangguk mendengar perkataan ibu.
Setelah itu ilham memasuki kamarnya untuk berganti pakaian.terdengar suara ayah memanggil manggil ilham lantas ilham segera keluar untuk menemui ayah.ayahnya bekerja disalah satu proyek terbesar dikota bogor.entah kenapa ilham ingin selalu ikut dengannya kemanapun dia pergi.
"Nak jadi ikut sama ayah ke tempat kerja?tanya ayah.
"jadi dong yah"jawabnya antusias.
"Pintar anak ayah"jawab ayah sambil mengelus elus kepala ilham. Ilhampun hanya tersenyum detik selanjutnya ayah menyuruhnya untuk berpamitan kepada ibu.
"Bu, ilham pamit dulu ya,mau ikut sama ayah"ucapnya sambil mencium punggung tangan ibu.
"yasudah nak hati hati ya"ucap ibu sambil menyodorkan tangan dan menggendong dodi.
Keluarga adalah satuan unit kecil dari masyarakat,seperti peran seorang ayah sebagai pelindung,dan peran seorang ibu sebagai penguat.Jika salah satunya ada yang hilang apakah mampu seseorang memerankan 2 peran dalam keluarganya?
Keluarga sederhana bukan suatu impian manusia,uang bukan segalanya.Manusia hanya menginginkan hidup bahagia bersama orang yang kita sayangi.
maaf kalo masih banyak
kesalahan.ambil yang baiknya buang yang buruknya.
Jangan lupa vote and koment ya:)maaf juga kalo ceritanya absurd dan tidak sesuai ekspetasi kalian.
Terimakasih sudah berkenan untuk membaca:)
YOU ARE READING
About Me
FanfictionNama saya Alina alesyha dinaa. Ayah ku meninggal saat aku berumur 7 bulan. Ibuku Memiliki usaha yang cukup besar di kota Bogor.
