(94)

1.3K 63 15
                                    


Adzan subuh sudah berkumandang, Mondy dan Raya yang menginap dirumah sakit akhirnya berpamitan pulang pada Ivan karena walau bagaimanapun Raya dan Mondy tidal bisa meninggalkan kedua anaknya terlalu lama dirumah.

"Van, gue sama Raya balik dulu ya soalnya kasian Queen sama Alula kalo ditinggal lama lama" ujar Mondy saat menghampiri Ivan didalam yang sedang menjaga Alea.

"Oh iyah Mon, thank you kalian udah mau nemenin gue jagain Alea disini" balas Ivan.

"Gak papa Van, kita kan sodara jadi udah seharusnya gue sama Mondy nemenin lo disini, ya semoga Alea cepat pulih dan gak berlarut larut dalam kesedihan" ucap Raya.

"Iyah Amin Ray, Oh iyah Mon lo nanti ke kantor ya karena ada beberapa meeting penting sama client dan lo gantiin gue buat meeting sama mereka karena gue gak mungkin ninggalin Alea dalam kondisi seperti ini" jelas Ivan.

"Ok siap Van, lo tenang aja nanti gue kesana pokoknya lo fokus aja jagain Alea disini biar perusahaan gue sama Okky yang handle" balas Mondy.

"Thank you ya Mon, gue percaya sama lo!" ucap Ivan.

"Ya udah kita pamit ya, nanti salamin aja sama Alea kalo dia bangun" ujar Raya.

"Iyah Ray, kalian hati hati ya" balas Ivan.

"Iyah, nanti kalo ada apa apa lo telepon gue aja ya! Asalamualaikum" ucap Mondy.

"Ok Mon, Walaikumsalam" balas Ivan.

Mondy dan Raya akhirnya pulang, sementara Ivan kembali menemani Alea yang masih terlelap dalam tidurnya.

Dalam perjalanan pulang Raya dan Mondy saling mengobrol.

"Sayang? Kamu kenapa ko dieum aja? Masih ngantuk ya?" ujar Mondy sembari menyetir.

"Enggak ko, aku cuma kepikiran sama Alea aja pasti sekarang dia terpuruk banget karena kehilangan bayi nya" balas Raya menatap Mondy.

"Iyah sayang, aku juga masih kepikiran soal itu tapi aku berharap dengan kejadian ini baik Ivan maupun Alea bisa lebih dewasa lagi dalam menjalani kehidupan mereka, karena apa? Hidup berumah tangga itu gak gampang sebagai suami istri kita harus bisa bekerja sama, harus bisa saling melengkapi satu sama lain dan yang pasti kita harus saling percaya" jelas Mondy tersenyum.

"Iyah sayang kamu bener, apa aku sudah menjadi istri yang baik buat kamu?" ujar Raya.

"Kamu selalu menjadi istri terbaik buat aku sayang, ya meskipun kamu suka bikin kesel sih" balas Mondy tertawa kecil.

"Ih apaan sih kamu nih?" ujar Raya memukul tangan Mondy.

"Dih pukul pukul" canda Mondy.

"Mulai deh nyebelin" balas Raya mencubit tangan Mondy.

"Aww, itu sakit banget yang seriusan kamu kalo ngajak aku berantem kira kira dong jangan di jalan nanti aja dikamar" ucap Mondy yang membuat Raya kembali tersenyum.

"Iiiiiiihhhh Mondy, kamu tuh ya nyebelin banget sih" ujar Raya tertawa kecil.

"Nyebelin tapi ngangenin kan" balas Mondy.

"Enggak tuh! Geer aja kamu"

"Enggak salah maksudnya 😂 ngaku aja sayang gak usah malu malu" Mondy menggoda Raya.

"Iihh apaan sih kamu, udah ah nyetir yang bener"

"Yee.. Dari tadi juga aku nyetir udah bener kali"

Canda mereka berdua memang tidak ada habisnya, Ramon tidak pernah mengenal tempat dimana saja mereka bisa romantis.

Sementara itu, Haikal pulang ke rumahnya dengan keadaan lusuh. Dia benar benar seperti orang yang sudah kehilangan akal.

ANAK JALANAN Season 3 (THE END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang