"Zel, lo di cari angkasa noh di depan kelas!" teriak Nara setelah melihat angkasa dan teman temannya di depan kelas XI IPA 4
"Hah? langit? mau apasih dia?"
"Udah lo samperin aja, siapa tau emang ada perlu kan" ucap Laura yang mengetahui apa maksud angkasa datang
"yaudah, bentar"
Zella pun keluar kelas dan menemui angkasa dengan perasaan kesal
"Ngapain kamu?" Ketus zella di depan angkasa
"Lo gak ke kantin? Bel masuk 5 menit lagi, kalo lo gak makan lo bakal sakit" jawab angkasa penuh perhatian
"Gak, lagian ngapain sih kamu ganggu orang aja"
"Yakin gue ganggu? Orang ganteng gini mana pernah ganggu lo sih cantik" goda angkasa terhadap zella
"Geli aku dengernya, udah sana pergi kamu balik ke kelas nanti ketinggalan pelajaran" usir zella
"Cie ahay akhirnya gue di perhatiin bidadari" girang angkasa sambil menepuk pundak Rizal, sohibnya
"Goblok, alay lu tai" ucap rizal
"Biasa, cem ceman-nya akhirnya perhatiin dia" timpal bastian
Zella yang melihat itu pun jengah akhirnya memutuskan untuk kembali masuk ke kelas, namun saat dia ingin masuk kelas tangannya di tahan oleh angkasa
"Nanti pulang sekolah gue anter lo, gaada penolakan." Ucap angkasa penuh penekanan terhadap zella
"Gak, aku pulang sa-" belum selesai berbicara, angkasa bersama temannya langsung pergi begitu saja meninggalkan zella yang mematung
"Cowo aneh" ucap zella lalu kembali masuk kelas
Bel pulang sekolah pun tiba, saatnya murid SMA Larosa kembali ke rumahnya masing masing
"Zel lo pulang naek apa? Mau bareng gue?" Tawar Nara kepada zella
"Halah ra, dia mah nebeng angkasa kali, ya gak zel?" Canda Laura sambil merangkul pundak zella
"Gatau, dia maksa aku pulang bareng dia aneh tau gak" kesal zella sambil memasukkan buku ke dalam tasnya
"Serius lo?! wah congrats sayangku" ucap Nara sambil mencubit pipi zella
Zella hanya bercedih saja dan memilih tidak menanggapi ucapan Nara, hingga beberapa menit kemudian
"Yuhuuu epribadi cogan ih here" teriak Rizal memasuki kelas zella
"Brisik lo anjir treak treak" balas Nara
"Sewot ae lu curut, tujuan abang tamvan kesini untuk menemani romeo bertemu Juliet nya" ucap Rizal sambil bergaya ala romeo n Juliet
Laura yang mendengar perdebatan itu pun jengah sekaligus geli dan memutuskan untuk pulang
"Gue duluan pulang dah ah berisik lo pada" ucap Laura sambil meninggalkan kelas
"Ra tungguin, zel duluan ya bye" Nara pun ikut meninggalkan kelas dan di ikuti oleh kedua teman angkasa, Rizal dan Bastian
Kini di kelas hanya ada Zella dan Angkasa, zella yang merasa canggung pun membuka suara
"Aku pulang duluan ya" ucap nya sambil pergi meninggalkan angkasa
"Zel tungguin gue napa dah ah" ucap angkasa sambil mengejar zella
"Apa sih aku mau pulang langit" ucapnya sambil berlalu
Ya, memang zella suka memanggil angkasa dengan sebutan langit, kecuali kedua sahabatnya dan kedua sahabat angkasa, karena menurutnya angkasa itu sulit di ucapkan dan dia pun lupa bahwa angkasa lah sang masa lalunya. berbeda dengan Nara, Laura, Bastian, dan Rizal yang sangat mengetahui masa lalu zella dan angkasa.
"Zel" ucap angkasa sambil menarik tangan zella, dan itu membuat langkah zella terhenti
"Kenapa lagi?" Tanya zella yang sudah merasa lelah dengan angkasa
"Gue-"
Halllo heheheh °^°
jadi ini adalah cerita pertama aku dan i hope you guys enjoy with this story. Sebenernya bukan pertama kalinya aku buat cerita ini sebelumnya aku udah pernah buat, but i delete my story because the story is so annoying mwehehe:v
i hope kalian bisa suka sama cerita yang aku buat, dan kalau kalian ada saran dan kritikan tentang cerita ini silahkan aja komen or dm in my instagram :)
Jangan lupa vote + comment guise :*
-08.11.19-
YOU ARE READING
Its You ?
HumorReynal Pradipta Angkasa Negara, panggilannya sih angkasa kecuali sama salah satu masa lalu nya. Badboy pada umumnya, ya hanya saja dia bukan cowo yang cool, dingin, dan penuh kharisma. 'kira kira kalau gue ngejar lu, lu bakal ngejar gw balik dan su...
