Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.

Perkenalan

72 10 0
                                        

                 Dirga Brahmansya biasa dipanggil Dirga, anak yang selalu menjadi pusat perhatian oleh kaum hawa, Dengan wajah tampan dan tubuh yang ideal semakin membuatnya menarik dimata wanita. Sering kali dia merasa bosan dengan kehidupannya, hanya dipenuhi dengan sekolah yang monoton dimatanya."Ga!" panggilan dari wisnu yang membuatnya tersadar dari lamunannya."Apasih Lo! Ribut aja dari tadi" balas dirga dengan angkuh "Ya.. lo tuh dari tadi ngelamun mulu, Sini main yang lain udah nungguin nih"Ucap wisnu dengan sedikit jengkel "Hadeh males ah! capek gue" Rengek Dirga dengan malas "Ah.. cemen lo! Takut kalah lagi ya, kayak kemarin? hahahaha" Ejek wisnu dengan penuh kesombongan "Apa lo bilang? emang pernah gue kalah sama lo?" Ucap dirga yang terpancing dengan tantangan Wisnu. "Ah.. lama lo, mau main apa enggak?". Tanpa banyak bicara lagi, Dirga bangkit dari tempat duduknya. "Okeh.. siap siap aja lo"

                  Dengan kedatangan Dirga dilapangan membuat semua orang menjadi riuh.Sekolah yang awalnya sepi kini berubah menjadi euforia gelora bung karno. "Eh ada apa tuh kok rame banget sih" ungkap salah satu cewek diantara ratusan orang disana "Lo gak tahu ya? itu Dirga anak kelas 11 yang keren banget ituloh" sahut cewek dari sebelahnya. "Mir sini cepet ada yang asik nih" panggil Salsa dari kejauhan "Apa an sih Sal, Kesana yuk disini rame banget, gue risih" ajak Mira yang dijawab gelengan oleh salsa "Sini dulu, Lo nggak mau lihat dia?" balas salsa lagi dengan menarik tangan mira masuk kedalam rombongan penonton yang saling berdesakan."Lihat tuh ganteng banget kan?" ucap Salsa "Apaan sih orang biasa aja kok" jawab Mira acuh tak acuh.

              Euforia sekolah semakin menjadi jadi sesaat setelah Dirga memegang bola basket tersebut. Dengan lincah kemudian dia mendribble melewati penjagaan para pemain musuh, bersama dengan sorak sorai penonton yang semakin ramai, dia berhasil memasukkan bola itu kedalam ringnya."Wah.... udah ganteng jago main basket lagi, idaman banget kan?" Salsa berteriak histeris ditengah tengah para sorakan penonton "Udah ah sal, ke kantin yuk, gue laper nih" Hasut Mira kepada Salsa agar segera pergi dari keramain penonton yang semakin membuatnya merasa risih.

               Permainan diakhiri dengan suara Pluit panjang Oleh Pak Ruspanji. "Gimana lo! udah nyerah?" seringgai Dirga dengan sedikit mengejek  "Ya, Iya Gua kalah kekantin aja yuk, haus nih habis ngejar lo!" Ajak wisnu kepada Dirga. "Haha, Yaudah karena gua yang menang Lo harus traktir gue" "Ih loh mah gitu sama temen" Rengek Wisnu dengan wajah mengeluhnya

           Seperti biasa, Suasana kantin begitu ramai dengan desakan para murid yang kelaparan mengantre di tempat kasir. Pesanan demi pesanan yang dilontarkan para murid kepada kasir semakin membludak karena jam istirahat yang semkain menipis, dan sesekali tedengar teriakan "Woy.... NGANTRE AN***G". "Mir, Lo pesen apaan? kok lama bener sih, Gua tunggu di meja aja ya" Sahut Salsa pada Mira di tengah keramaian. "Tapi..." Belum Mira menyelesaikan ucapannya Salsa sudah pergi meninggalkannya sendirian. Hingga akhirnya pesanan Mira telah jadi, akan tetapi sesaat sebelum dia mengambil pesanannya ada tangan yang menyambar dari belakang.

"Hey, Itukan pesenan Gue" ucap Mira dengan nada tinggi

"Ini?, Kan gue dulu yang ambil jadi punya gue dong!" Balas anak itu dengan enteng

            Tiba tiba dari belakang datang seseorang menarik kerah leher anak tersebut "Lo kalo laki antri dong, jangan main embat aja" Sahut Dirga dengan sedikit amarah "Apaan loh, Anak baru kemarin sore aja belagu" Jawab anak tersebut yang ternyata anak kelas 12. "Maaf kak, Bukannya Saya belagu tapi saya menuntut keadilan" Kata dirga dengan sedikit bijak "Mau jadi pahlawan kesiangan hah?, Awas Ya Lo!, Nih ambil aja, gua hilang selera" Balasnya dengan menyodorkan semangkok bakmi ke arah Dirga. Dirga mencoba menenangkan dirinya sambil melihat kepergian kakak kelas tersebut.

            "Lo, Gak papa? Sorry ya jadi bikin ribut gara gara makanan doang" Sapa Dirga dengan nada lembut "Iya makasih ya" balas Mira dengan cuek dan pergi meninggalkan dirga,Kemudian  menyusul Salsa yang sedang makan di meja makan."Gimana Lo udah ambil pesanan lo?" Ceplos Salsa menyambut kedatangan Mira "Oh iya, Lupa gue"

            "Nih Pesenan lo," Sahut Dirga sambila menaruh makanan Mira dimeja"Lo?... kok bisa?"Mira kaget setengah mati dengan bercampur rasa malu"Iyah, tadi sembunyi di tangan gue, hehe.." Balas Dirga dengan sedikit lelucon "Ya udah gih sana kan udah di anterin pesanannya mau ngapain lagi disini" ucap Mira dengan sedikit kesal

"Jadi Ngusir nih?"

"Terserah Lo!"

"Ngomong ngomong Nama lo siapa?" sambil menghadapkan wajanya tepat di hadapan wajah Mira 

"Mira Hanandya anak kelas 10" sahut salsa yang kemudian ditutup mulutnya oleh Mira 

"Lo bisa diem nggak!" Bisik Mira disebelah salsa dengan setengah marah.

"Ya udah sana pergi yang jauh" Usir Mira dengan nada meninggi

"Ya udah, Selamat makan" Dirga tersenyum ke arah Mira kemudian meninggalkannya dalam diam

                  Setelah kejadian itu Dirga merasa ada yang aneh dalam dirinya. Dirinya yang biasa bosan dengan apa yang ada dalam hidupnya, kini merasakan memiliki tantangan yang baru yaitu menakhlukan hati cewek itu

For YouStories to obsess over. Discover now