One

18 2 0
                                        

Penderitaanmu adalah setitik dari gumpalan kepedihan yang sudah kulalui dari kehidupan kejam ini.                  
                      ~helena

__________________________________________________________
🔪🔪🔪🔪🔪🔪🔪🔪🔪🔪🔪🔪🔪🔪

Haii guys!
Sebelum membaca cerita ke tiga dari author amatir ini marilah follow akun wattpad author untuk dapat info update dari karya karya author!!@utihsyarwatin
Sekalian mau promote ya dua cerita sebelumnya!

  1.Iqbaal&Keyra
  2.Ice boy CorbynBesson

Coment dan votenya ya buat cerita kali ini jangan sampek lupa!!

       Let's try read!☺️

Ia hanya mendongakkan kepalanya menatap sang jingga yang tengah menyapa langitnya. Tanpa berniat meninggalkan tempatnya berada kini Gadis dengan surai tergerai itu justru semakin memperdalam tatapannya pada angkasa.

Bayangan masalalu keluarga terus saja menggerogoti fikirannya batinnya tidak pernah bisa tenang saat menyaksikan sinar kemerahan senja baginya kala ini langit sedang sangat mendukung peristiwa pertumpahan darah beberapa tahun silam yang sedang berputar dalam ingatannya. Hal ini akan selalu mengingatkannya dengan kisah silam kematian kedua orangtuanya di kala senja menyapa.

Mengingatnya terlalu lama membuat emosinya semakin tidak dapat terkontrol ia pun memutuskan untuk menyalurkan kepedihan emosinya dan segera beranjak dari taman yang sedang sangat sepi tersebut.

Langkahnya terlihat sangat mengerikan dengan tatapan yang sangat sulit dipahami Helena zamora gadis dengan sejuta kenangan pahit itu tengah menggerakkan bola matanya ke segala arah seolah tengah mencari mangsa karena haus darah.

"Kamu jahat!"

"Kamu tega banget sih!"

"Kenapa kamu lakuin ini ke aku!"

"Kenapa kamu lebih milih dia dibandingkan aku yang udah menyesal dan berniat untuk memperbaiki semua kesalahanku ke kamu!"

"Apa sebegitu bencinya kamu sama aku,ha?"

"Kenapa kamu sehina ini sih"

"Kalau kamu nggak mau aku datang kembali ke kehidupanmu seharusnya kamu bilang dari awal!"

"Aku benci sama kamu!"

"Jauhi aku sekarang juga!"

Teriak dengan diiringi tangis yang mendera diluncurkan oleh gadis yang tengah berada di jembatan gantung terhadap laki laki yang kini berada di hadapannya. Sementara sang lelaki hanya mampu pasrah menerima semua kekesalan gadis di hadapannya ini dengan kepala tertunduk seakan penyesalan telah menjalar di seluruh tubuhnya.Helena merasa tertarik dengan teriakan menyesakkan itu sehingga matanya langsung melirik ke arah kejadian tersebut berlangsung tanpa menunggu lama setelah menampar lelaki di hadapannya gadis tadi segera berlari menjauh dengan isakan tangis yang tak kunjung reda.

Sementara sang lelaki yang sudah meneriaki nama gadis itu pun hanya dapat berakhir pasrah karena telah ditinggalkan dan tak diperdulikan lagi oleh wanitanya. Ia pun hanya mampu memeluk lututnya dengan penyesalan yang teramat dalam.Melihatnya bukan malah membuat Helena iba melainkan ia malah tersenyum devil dan bersiap untuk melaksanakan aksinya.

"Hai" sapa Helena dengan senyuman palsunya.

"Iya?" Tanya lelaki itu setelah mendonggakkan kepalanya.

"Boleh aku tau namamu?" Tanya Helena dengan uluran tangan yang siap meminta balasan.

"Darren,namamu?"ujar polos lelaki tersebut.

Sementara sang empu hanya tersenyum kecil tanpa menanggapi ucapan seseorang yang tengah bertanya padanya. Ya, Helena memang tak akan memberitahu namanya ke sembarang orang yang baru ditemuinya.Darren tidak tau betapa malangnya nasibnya kelak setelah bertemu dengan Helena saat ini.

"Bolehkah aku duduk disini"ujarnya setelah itu.

"Tentu" balas Darren tanpa curiga sedikitpun.

"Hufft,aku mendengar semua perdebatan kalian dari tampangmu kau sangat jauh dari kata fakboi hahaha tapi apa boleh bilang manusia memang pintar menipu" ujar Helena dengan tatapan lurus ke depan tanpa menatap lawan bicaranya.

"Aku tak pernah berniat menipunya tetapi perasaan ini tidak bisa timbul dengannya walaupun aku sudah berusaha untuk terbiasa bersamanya tapi aku tau sekarang bahwa perasaan tidak pernah bisa dipaksakan dia adalah seseorang yang pernah sangat ku cintai tapi setelah semua yang pernah dia lakukan dengan tanpa bersalahnya dia datang kembali padaku dan memohon untuk kembali denganku setelah aku menemukan seseorang yang lain" ujar serius Darren dengan menatap langit sama hal nya dengan apa yang tengah dilakukan Helena.

"Dan sekarang kau terdengar seperti lelaki payah"sahut Helena.

"Ya,aku bingung apa keputusanku salah atau tidak"Jawab Darren.

"Jika kamu mencintai gadis pertama dan kemudian suatu saat kau bertemu gadis kedua dan kamu mencintainya sudah seharusnya kamu pilih yang kedua" Tutur Helena dengan santai.

"Kenapa begitu?jadi menurutmu aku benar?" Tanya Darren dengan penasaran.

"Semua orang memang akan bodoh karena cinta"Jawab Helena santai.

"Ya,kamu benar senang bertemu denganmu aku pamit duluan"Pamit Darren.

"Mari pulang bersama kamu juga melewati gang itu kan tentunya"Balas Helena sambil menunjuk gang sepi yang menjadi satu satunya jalur di tempat itu.

"Iya baiklah mari"Jawab Darren dengan senyuman ramah.

Tanpa disadari Darren gadis yang tengah berjalan di belakangnya yaitu Helena tengah tersenyum miring menatapnya lelaki yang berada di depannya ini terlihat sangat bodoh dan masuk ke dalam perangkapnya dengan mudah.

"Sepi sekali disini nona apa kamu tidak takut?" Tanya Darren pada gadis di belakangnya.

"Apa?aku tak bisa mendengarmu bisa kau berbalik badan?" Sahut Helena dingin.

Karena menyadari jarak langkahnya dengan Helena jauh ia memutuskan untuk menoleh ke belakang.Tetapi alangkah terkejutnya ia mendapati Helena tengah memegang pisau yang cukup besar dan lancip di tangan kanannya bersiap untuk melemparkannya tepat di perutnya dengan disertai tatapan dan senyuman yang sangat mengerikan.Dengan keringat ketakutan Darren bersusah payah berbalik badan dan mencoba berlari tetapi semuanya sudah terlambat.....

Nah guys!
Mau tau kek gimana aksi beringasnya Helena terhadap Darren simak terus part part setelahnya!
Bye guys!👋
See you again in next part!👋

Has llegado al final de las partes publicadas.

⏰ Última actualización: Apr 19, 2020 ⏰

¡Añade esta historia a tu biblioteca para recibir notificaciones sobre nuevas partes!

PSYCHOPATH GIRLHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora