Derap langkah kaki seseorang menyadarkan lamunan Seora yang lagi mengenang tempat dimana dulu dia di besarkan disini.
"Soera, kamu sudah siap? Keluarga Pak Han sudah menjemput di depan."
"Ya, bibi"
"Soera, kamu harus bahagia karena sekarang kamu sudah mempunyai keluarga. Bibi akan sangat merindukanmu."
Bibi Seo memeluk Soera dengan penuh kasih sayang, bibi Soe adalah salah seorang pengurus panti dimana dia ditinggalkan oleh orang tua nya dulu, bibi Seo sudah dianggap seperti ibu bagi Soera yang gak pernah sama sekali tau wujud mama papa nya.
"Ya, bibi terimakasih. Aku pasti akan sangat merindukan bibi."
Soera membalas pelukan bibi Soe.
Heaven garden
Tempat dimana dia menghabiskan masa kecil, sekarang Soera harus pergi meninggalkan tempat ini. Karena tepat pada hari ini ia resmi di Adopsi oleh keluarga Han marga yang sama dengan nya, namun tidak memiliki ikatan darah sedikitpun.
"Soera, kamu harus memanggil saya papa mulai hari ini, dan memanggil dia mama."
"Iya papa"
Pak Han keliatan nya baik, katanya dia punya seorang anak cewe juga seumuran sama Soera, tapi entah kenapa kok mereka malah adopsi Soera? Kalo mama angkat nya keliatannya baik tapi agak cuek,
hadeuu bikin grogi aja.
Yaiyalah cuek, Soera kan cuman orang asing yang hinggap di keluarga mereka. Seresmi resmi nya dia di adopsi tapi tetep aja gak bakal ngilangin fakta kalo Soera bukan anak kandung mereka. Tapi dia berharap semoga mereka menyayangi nya layaknya anak kandung mereka sendiri.
Sederhana banget sih impian Soera, bisa merasakan kehangatan sesungguhnya dari keluarga.
Buat kalian sih yang masih punya orang tua beruntung banget, beda sama Soera diizinin buat natap orang tua nya aja dia gak diizinin sama tuhan.
Setelah berpamitan dengan pengurus panti, Soera naek mobil buat ketemu sama keluarga baru nya.
Hanya dalam waktu 60 menit menempuh perjalanan dari panti ke kediaman pak Han.
"Ayo masuk" ucap mama
"Papaaa" teriak seorang perempuan cantik, kira kira umurnya sebaya sama Soera. Berlari menghampiri papa nya.
"Hai manis, Perkenalkan namamu kepada saudara baru kamu nak."
"Hai, nama gua Han Sejung"
Nama yang cantik, secantik parasnya.
"Namaku, Han Seora."
"Hei, kita punya marga yang sama, wah keren."
Sejung terlihat sangat antusias, karena marga nya sama dengan marga Soera.
Soera juga heran, kenapa marga nya sama? Apa marga Han banyak yang pake yak?
Soera cuman ngangguk dan senyum, soalnya bingung gila dia cantik banget.
"Soera, apakah kamu butuh bantuan untuk membereskan pakaianmu?" Tanya mama
"Nggak perlu ma, aku bisa sendiri kok."
"Yaudah, kamar kamu berada di atas disebelah kamar Sejung. Sejung kembali ke kamar siapkan tugas sekolah." Perintah mamanya.
Gak nunggu waktu lama Sejung cabut lagi ke kamar, dan mama papa udh balik ke kamar nya. Mungkin mereka lelah karena jemput Soera di panti. Soera mulai menaiki satu per satu tangga dan mulai ngebuka pintu warna putih.
ESTÁS LEYENDO
Dear Rindu
Fanfiction"Han soera, aku boleh gak rindu sama kamu?" "jangan jaem, berat." "kata siapa? rindu itu gratis yang berat itu ongkos buat bertemu." Aku pikir hanya dilan dan milea saja yang di gariskan untuk berpisah, nyatanya aku dan kamu juga satu garis...
