satu

19 3 5
                                        

Hari minggu waktunya bersenang-senang. Sejak jam 05.00 pagi tadi Vanya sudah terbangun dari tidurnya lalu lanjut melakukan rutinitas wajib nya yaitu jogging. Dengan mengenakan celana training dan kaos Vanya berlari kecil mengelilingi taman dekat komplek nya. Di taman ia tak sendiri melainkan bersama sahabatnya yakni Sasa sudah datang lebih dulu. Setelah melakukan beberapa kali putaran mereka bertiga istirahat di bawah pohon mangga yang ada di tengah taman. Mereka mengobrol, bercanda ria, tertawa bahagia sambil membicarakan bias mereka. Secara mereka berdua adalah k-popers. Namun Sasa menjadi k-popers Itu juga karena pengaruh dari Vanya.

"Eh sa, lagi viral tau, noh si Siwon mantan member  Super Junior jadi bintang iklan mie sedap di indonesia masa," ucap Vanya dengan antusias nya.

"Iya bener tu Van. Gue aja kalo ada iklan nya mie sedap Siwon gak kedip, gue pantengin terus!" jawab Sasa sambil membayangkan aktor sekaligus mantan member boy band ternama korea itu.

"Sama, entah kenapa ya Sa setiap gue liat Siwon muncul di iklan tu rasanya ati gue adem banget liat nya."

"Padahal udah jadi ahjussi,"

"Elah gapapa kali, biarpun ahjussi tapi jiwa tetep oppa" kata Vanya menepuk sebelah dadanya sambil menaik turunkan alis nya.

"Iya udah, pulang yok, udah panas nih, gerah gue pengen mandi. Terus di kamar rebahan sambil nonton drakor." ajak Sasa.

"Yok, gue juga mau gitu,".

Vanya dan Sasa pun pulang ke rumah masing-masing.

***********
Kini Vanya berada di kamar nya. Tengkurap di atas ranjang king size, dengan laptop menyala menampilkan drakor yang berjudul My Secret Romance. Yang menceritakan tentang pria yang bernama Cha jin wook dengan perempuan bernama Lee yo mi. Lalu terjadi one night stand atau cinta satu malam di antara keduanya.
Vanya begitu fokus menyimak alur drama yang di tonton nya. Hingga ia larut terbawa suasana. Bahkan sampai tak menyadari jika kakak nya kini tangah berada di daun pintu kamar nya sambil melipat kedua tangannya di depan dada.

" ck...ck...ck." decak Gavin selaku kakak laki-laki satu-satu nya sambil menggelengkan kepala.
Pantes dari tadi di panggil gak nyaut, ternyata kupingnya di sumpel pake earphone sambil asik nonton drakor. Batin Gavin.

Gavin berjalan mendekati adik nya. Ia heran dengan Vanya. Kenapa sebegitu fanatiknya ia dengan korea. Segala hal tentang korea pasti adiknya itu tau. Ia pun juga sudah mengetahui jika adiknya kini tak polos lagi. Karna ia juga paham sedikit tentang seorang k-pop. Gaada yang nama nya k-popers yang otak nya polos. Pasti udah terkontaminasi. Secara di dalam drakor itu pasti ada adegan plus plus nya. Kalo polos itu mungkin cuma pura-pura doang buat nutupin kebangsadan nya.

"Ihh abang, kok di copot sih earphone nya, lagi asik jugak" protes Vanya pada Gavin yang dengan tiba-tiba melepas earphone di telinga nya.

"Lo ya dek, di panggil dari tadi jugak. Itu temen lo ada di bawah."

"Siapa bang?"

"Gatau gue, kan temen lo bukan temen gue,"

"Ish,,, cewek atau cowok?"

"Cowok, udah buruan sana temuin!" perintah Gavin lalu berjalan keluar dari kamar Vanya.

Buru-buru Vanya mematikan laptop nya. Bergegas ke ruang tamu untuk menemui teman nya tersebut. Sesampai nya di ruang tamu Vanya melihat Vico duduk sambil memainkan ponsel nya.

"Ehh, elo ternyata Vic. Gue kira siapa" ucap Vanya canggung.

Pasal nya Vico adalah cowok yang sudah sejak lama Vanya sukai. Satu sekolah dan satu kelas dengan nya.Namun Vanya tak berani mengungkapkan perasaan nya. Yakali cewek nembak duluan ke cowok. Ya memang hal itu sudah biasa di jaman sekarang ini. Namun gengsi Vanya terlalu tinggi untuk memenuhi itu semua.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Sep 20, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

FangirlStories to obsess over. Discover now