"pah,aku mau pulang,aku nggak mau sekolah baru pah,ayo kita pulang aja"mohon audi
"Nggak bisa audi,ini udah hampir dekat lo sekolahnya"balas adinata-sang ayah
Mendengar itu audi hanya mendengus pasrah,ia memiringkan wajahnya di kaca mobil.
"Tenang,kamu nggak usah khawatir ada yang bakalan jagain kamu kok"adinata yang tau akan kekhawatiran anaknya,iapun lalu menenangkan putrinya itu
Audi hanya melirik sekilas sang ayah,ia tak ingin tahu siapa yang akan menjaganya nanti,lebih tepatnya tidak peduli,sekarang yang ia inginkan adalah kembali ke rumahnya dulu yang berada di jakarta,kini ia pindah ke bandung karena permintaan sang ayah untuk mengurusi pekerjaan dan ia sedang membangun proyek besar besaran yang mengharuskannya pindah ke kota ini,audi sudah beberapa kali menolak tapi tak berhasil,bahkan lisa-ibu audi serta kakaknya-ghani setuju dengan permintaan adinata,audipun tak bisa berbuat apa apa,ia tak ingin sendirian di jakarta,iapun terpaksa ikut bersama keluarganya.
"Nah,ini dia sekolahnya,kita udah sampai"ucap adinata
"SMA ANGKASA "nama sekolah itu terpampang jelas dimatanya,entah apa yang ada dipikirannya saat ini
"Sayang?"panggil adinata menyadarkan audi,audi langsung menoleh menghadap sang ayah ia lalu menyalami tangan adinata,dengan langkah berat ia turun keluar dari mobil,
"Nanti ayah jemput"ucap adinata,lalu menjalankan mobil sport-nya.
Audi menatap mobil itu semakin jauh dari pandangannya,iapun memutuskan untuk membalikkan badannya,ia berjalan menuju koridor sekolah,hanya ada beberapa siswa yang berlalu lalang disana.sekarang ia tengah mencari ruang kepala sekolah bermaksud untuk menanyakan kelas yang akan ia duduki semester ini.
Tok tok tok
"Assalamu'alaikum"audi mengetuk pintu ruangan itu,pintu itu sedikit terbuka,audi bisa melihat didalamnya terdapat seorang lelaki paruh baya yang sedang mengisi dokumen di atas meja,audi sudah tahu siapa dia,dia pak hendra pemilik sekolah di SMA ini,pak hendra ini ternyata teman ayahnya semasa kuliah dulu.Pak hendra menyudahi pekerjaannya dan melihat ke arahku
"Silahkan masuk",audipun masuk kedalam ruangan itu
"Kamu audi kan,anak dari pak adinata?"tanya pak hendra,audi menganggukkan kepalanya sopan
"Waahh,,sekarang kamu udah besar yaa,cantik pula",puji pak hendra,audi yang mendengar hal itu hanya tersenyum malu
"Biasa aja kok pak,,hehe"audi tersenyum menampilkan deretan gigi putihnya
"Eh,kamu kesini sama siapa?dimana ayah kamu,kok nggak kelihatan?"tanya pak hendra
"Sama ayah tadi,dia udah berangkat,buru buru kayaknya"balas audi yang diangguki pak hendra
"Ya sudah,mari saya antar kamu ke kelas"pak hendra berjalan ke luar ruangan yang diikuti dengan audi dibelakangnya.
Sekarang ia sudah sampai di kelasnya.kelas 10 ipa 4
"Assalamu'alaikum wr wb,maaf mengganggu waktunya sebentar,sekolah kita kedatangan murid baru,mulai sekarang audi akan duduk bersama kalian di kelas ini.audi semoga kamu betah di sekolah ini,bapak pergi dulu"ucap pak hendra sebelum meninggalkan kelas.
"Nah audi,sekarang kamu perkenalkan diri kamu terlebih dahulu"ucap bu guru mempersilahkan
"Hay,kenalin nama gue audia adinata,panggil aja audi,gue pindahan dari jakarta karena suruhan bokap gue,senang bisa bertemu dengan kalian"ucap audi lalu tersenyum
'cantik njirr'
'manis'
Begitulah kata kata yang terlontar pada audi,tak sedikit orang yang memujinya,mereka tak salah,audi memang cantik.Wajah cantiknya diturunkan dari ibunya kulitnya putih,mempunyai mata yang indah,serta senyumannnya yang mampu membuat semua orang terpukau.
"Baik audi,silahkan kamu pilih tempat duduk yang masih kosong"ucap bu gina
"Andi lo pindah dulu duduknya sana,audi sini,disini masih kosong"ucap lelaki berambut ikal,ia mengusir temannya agar ia bisa duduk bersamanya
"Huuuuu,,jangan audi modus dia,disini aja duduk bareng milla"ajak perempuan berambut pendek itu pada audi,audi pun menghampirinya dan duduk bersama dengan milla
"Gue milla"ucapnya sambil mengulurkan tangannya
"Audi"balas audi menerima jabatan itu
"Baik anak anak,tugas ini ibu pr kan,besok akan ibu periksa"ucap bu gina lalu membawa tas nya dan keluar dari kelas.kelas yang tadinya diam menjadi bising,murid murid keluar dari mejanya,entah untuk bergosip,bernyanyi,memainkan gitar,bermain bola,begitulah suasana yang tergambarkan saat ini.audi malas untuk keluar dari meja ia lalu melipatkan ke dua tangannya menyimpan wajahnya di atas meja,melirik ke kanan ke kiri dan pandangannya berhenti pada sosok lelaki yang duduk dibarisan kedua.pandangannya tak lepas pada buku yang ada dihadapannya,tangannya memegang pulpen sambil sesekali menulis
"Lo lagi liatin apa?tanya milla,audi hanya diam milla pun mengikuti arah pandang audi
"Oh itu,dia fano,dia emang begitu,pendiam orangnya,cuek pula,gue nggak pernah tuh liat dia jalan bareng cewek,gue curiga ya dia tuh homo"ucap milla
"Homo?"tanya audi
"Iya,nggak tertarik sama perempuan"balas milla setengah berbisik,
"Masa ah?"ia lalu melirik kembali lelaki itu"tapi kayaknya dia anak yang pinter deh"lanjutnya
"Iyaa,fano emang pinter,lo tau nggak?,dia itu peraih nem terbesar dari semua siswa yang mau daftar di sekolah ini,namanya cukup terkenal karena prestasi yang diperolehnya,udah ah kok jadi ngomongin dia sih?dan lo,lo jangan liatin dia terus,nanti suka loh"
"Ya nggak mungkinlah,kenal juga nggak"ucap audi.
"Hmm yaudah"balas milla
Tak lama kemudian pak joni sebagai guru mtk datang,semua murid menghentikan aktivitasnya dan duduk di bangkunya masing masing
▪️▫️▪️▫️▪️▫️▪️▫️▪️
Hallooo!makasih banyak buat kalian yang baca cerita ini.maaf kalok agak aneh atau belibet kata katanya.soalnya ini baru pertama kali buat gue hehehee.keep reading ya guys jangan lupa vomment laffyouu ;))xx
KAMU SEDANG MEMBACA
LoveStory
Fiksi Remaja"Fano tunggu!" Fano membalikkan tubuhnya menghadap audi,dan Cupp... Yaah audi mencium bibir fano,entah mengapa ia bisa melakukan hal ini,sadar akan tingkahnya yang aneh ia lalu mendorong tubuh fano ke luar dari rumah lalu buru buru ia menutup pintu...
