Suatu ketika ada beberapa remaja perempuan yang sedang melewati tempat tongkrongan untuk menuju rumah salah satu dari remaja perempuan tersebut.
Awalnya tidak terjadi apa-apa, tetapi tiba-tiba dari tempat tongkrongan tersebut seorang remaja pria dengan kaos polos hitam dan celana seragam abu-abu yang melekat ditubuhnya memanggil remaja perempuan tersebut.
"Hai!" Ucapnya sambil teriak.
Mereka pun berbalik menoleh untuk mengetahui siapa yang baru saja di teriaki. Tetapi dari remaja perempuan tersebut tidak ada yang mengenali, maka dari itu mereka tetap berjalan melewatinya.
"Hei kalian-kalian kalau di panggil itu nyaut donggg." Kata pria tersebut masih sambil berteriak.
Para remaja perempuan itu pun berhenti saat tau bahwa merekalah yang di panggil oleh pria itu. Dan setelahnya, pria itu pun menghampiri para remaja perempuan tersebut.
"Ada apa ya?" Tanya salah satu dari remaja perempuan tersebut. Yang di ketahui bernama Harlia Oktaviani yang biasa di panggil Lia.
"Gue kan tadi manggil kalian, harus nya jawab dong." Kata pria tersebut dengan gayanya yang tengil.
"Tapi maaf dari kita-kita engga ada yang kenal sama lo." Kata perempuan yang bernama Kamelia Indriawati.
"Aih sombong amat lo, mentang-mentang engga kenal main nyelonong aja." Tampak nya pria tersebut geram dengan jawaban gadis tadi.
"Kita kan emang engga kenal sama lo, jadi ya kita jalan aja tadi." Ucap salah satu dari gadis tersebut yang bernama Anisa Widiawati.
"Kalian kenapa? Gue liat dari sana kaya mau ribut gitu." Ucap salah satu teman pria yang tadi sambil menunjuk tempat tongkrongan mereka.
"Ini ni temen lo engga jelas, tadi dia yang neriakin kita tapi malah dia yang sewot." Kata Anisa.
"Engga usah banyak omong kalian, sok banget cakep jadi orang." Kata pria tadi yang meneriaki para remaja perempuan tersebut.
"Heh kok lo jadi songong banget, kalo kita sok cakep kenapa lo tadi manggil sambil teriak-teriak engga jelas gitu!" Ucap Kamelia dengan geram.
Pria tersebut pun terdiam, tapi setelah beberapa detik pria itu kembali bersuara.
"Udah lah kita cabut aja bro dari pada ngeladenin nii cewe-cewe. Cakepan juga mantan gue." Kata pria tadi sambil mengajak teman nya untuk pergi.
"Kalo emang cakepan mantan lo kenapa mantanan, apa karena cewe lo yang engga mau sama cowo yang engga jelas kaya lo." Ucap salah satu remaja perempuan tersebut dengan santainya, yang bernama Risca Adriani.
Pria tersebut pun bungkam dengan ucapan salah satu dari perempuan remaja tersebut. Melihat teman nya yang akan bertambah marah karena ucapan gadis tersebut, akhirnya teman pria itu pun mengajaknya untuk balik ke tongkrongan. Di tengah jalan menuju tempat tongkrongan nya, pria itu pun kembali berteriak.
"Awas lo ya kalian semua!" Katanya sambil menunjuk para remaja perempuan tersebut.
"Udah-udah engga usah di dengerin cowo engga jelas kaya gitu, mending kita lanjut jalan ke rumah gue." Kata Risca menengahi agar teman-teman nya tidak menggubris perkataan cowo tadi.
"Tapi cowo kaya gitu engga bisa di biarin Risca, nanti malah ngelunjak." Kata Kamelia dengan kesal, karena dia yang terlihat paling emosi karena kelakuan pria tadi.
"Iya sii bener kata lo Kam, tapi kita kan harus ngerjain tugas kelompok biologi biar cepet selesai jadi mending kita langsung aja ke rumah Risca daripada ngeladenin cowo engga jelas kaya gitu." Kata Lia berusaha menenangkan sahabat nya itu.
Dan akhirnya mereka pun melanjutkan jalan nya untuk ke rumah Risca. Karena tadi sepulang sekolah mereka mampir ke minimarket terlebih dahulu jadi mereka ke rumah Risca dengan berjalan kaki karena dari minimarket ke rumah Risca tidak terlalu jauh jaraknya.
---------------------------⏳-----------------------------
Untuk saat ini gue cuma bisa ngetik sampe sini doang, itu pun engga tau bagus apa engga.😣
Tapi gue harap kalian bisa suka sama part ini dan part-part selanjutnya.
"Vote and comment yaa jangan lupa🤗"
Bila perlu kasih saran dan kritik yang membangun biar gue bisa perbaiki tata letak kesalahan cerita gue.
Thanks epribadehhh
|
|
|
|
|
Karena ehh karenaa gue baru kali ini bikin cerita di wattpad. Jadi belum berpengalaman buat cerita-cerita yang "woooowwwwww"
Terima kasih banget yang udah mau baca tulisan gue ini yang masih abal-abal hahahaha🤣🤣
Ig:friscapbrn
VOUS LISEZ
ERRIS
Roman pour AdolescentsTentang kisah yang berawal dari pertemuan yang tak terduga. Kesan yang sangat menyebalkan di saat pertama bertemu.
