16 Agustus 2010
Kemarin kau berkata lembut padaku
..yah aku
..yang sudah menyakitimu
Kau bertanya:
"Apa kau baik-baik saja?kau terlihat murung,ingin cerita?"
Hati ini sesak mendengarnya,seolah kau benar benar menunjukan jika kau tak layak ku sakiti.di detik yg sama sesaat kau bertanya padaku layaknya ada panah yang melesat menusuk tepat di dadaku,sungguh aku sadar jika kau tak beruntung jika kumiliki.
"Kau terlalu baik untuk ku..
Maaf,sungguh ku menyesal"
Jawabku:
"Yah tak apa,sudah biasa aku begini"
Rasanya air Mata ku ingin jatuh tepat di bawah daguku yg sok teguh saat menatap wajah tenangmu,kala ku menjawab pertanyaan mu sebenarnya ingin sekali ku berkata jujur.tentang rasaku yg bimbang,tak ingin membiarkan mu lebih jauh lagi pergi dengan yang lain,tapi ku siapa?tak layak berkata seperti itu ataupun memohon.
Rasa bersalah ku sangat tinggi saat ini,lebih tepatnya tak ikhlas.bagaimana tidak?aku meninggalkanmu,menyakitimu di saat hati tak ingin berbohong namun ragaku berkata harus.
Jika saja saat itu aku tak tau kalau kau mencintai teman ku sendiri,pasti aku tak kan melakukan ini.
Dari ku yang mencintai mu,namun tak kunjung singgah.
-Hallo,terima kasih sudah mengunjungi cerita aku&luka.saya pastikan jika cerita ini seru dan mengharukan hehe
Salam hangat dari saya untuk kalian yg sedang berjuang dan bertahan ;)
Fighting...
YOU ARE READING
Aku & Luka
Teen FictionPadamu..tolong Beri sedikit waktu,agar jiwaku dapat berbisik lirih jika ku harus memilikimu;bukan nya luka. luka mu biar lah berlalu,mari saling mengobati luka kita yang dulu...Karna ku cinta tuk kedua kalinya. "..dengarkan aku,maaf.aku tak kan lagi...
