awal mula (prolog)

28 8 2
                                        

Di gelap gulita pukul 12 malam,

"Hihihihi, Lili..."

Sesuatu mengalir lancar dari bahu ke seluruh tubuh, itulah yang Lili rasakan ketika ia terjaga ditengah malam dan mendengar hal aneh, Setelah ia terbangun karena suara benda jatuh.

Ketika Lili membuka pintu balkon, ia di buat terpaku oleh kemunculan sesosok wanita yang tak diundang.

Deg

Dengan rambut terurai panjang dan pakaian serba putih, beruntung Lili sedang dibelakangi. Segera Lili mengumpulkan kekuatan untuk menutup pintu balkon perlahan kemudian ia terduduk tak berdaya. Keringat dingin berjatuhan, detak jantung sudah tak dapat dihitung seberapa cepat nya.

Belum tenang suasana hatinya, sesuatu memaksa membuka pintu kamar Lili. Kenop pintu bergerak turun naik dengan cepat.

Airmata Lili sudah tak terbendung, doa-doa telah ia panjatkan. Ia memberanikan diri, ia pasrah pada hal berikutnya.

Krieeet

MERINDING'SWhere stories live. Discover now