We Are Back

72 2 0
                                        

"Koraya..!! Kamu pasti bisa...!!" Teriak seseorang yang terdengar familiar sedang duduk di sebuah kursi di hadapan laptop canggih tepat di markas Koraya.

"Kamu ini baru saja masuk tim sudah bisa menyemangati gitu ya..? Shoko..." Ox sedang berdiri tepat di belakang Shoko memperhatikan semua pergerakannya.

"Maafkan kami Ox..." Seorang perempuan duduk di sebelah Shoko terlihat sedang menulis sesuatu di atas sebuah kertas.

"Iya iyaa tenang Miaa..." Ox menggaruk kepalanya seolah tak apa.

Gadis tersebut bernama Mia Ia menggunakan sebuah kacamata berwarna ungu. Rambutnya yang berwarna hijau tua di kepang di kiri dan kanan. Ia terlihat memakai seragam yang serupa dengan Shoko dan juga Koraya.

"Kumohon Koraya..." Terakhir ada seorang gadis yang duduk di pojok ruangan tengah berharap terjadinya sebuah keajaiban.

"Tenang Lucy.. Aku yakin Koraya akan menang..!!" Shoko menengok ke arahnya dengan semangat.

"Ya!" Lucy pun tersenyum kepadanya.

Selagi Ox, Shoko, Mia dan Lucy berada di markas  sesuatu sedang terjadi di tempat kejadian.

Koraya sedang berdiri dengan pedang besi barunya di sebuah jalanan dengan polisi mengelilinginya. Di hadapannya ada sebuah pasangan Laki laki dan perempuan.

Light bersama dengan Ash sedang berlari larian tanpa alasan mengelilingi kota. Sedangkan Magenta dan Austin terlihat kehabisan nafas di belakang Koraya.

Habiki juga terlihat sedang memanah dari kejauhan. Lebih tepatnya dari atas sebuah gedung yang berada di sisi jalan tersebut.

"Ahh~ Sudah cukup nak..?" Ucap seorang wanita yang di hadapannya.

"Aku baru saja di mulai..." Koraya tersenyum perlahan kepadanya.

Situasi ini mungkin belum kalian pahami lebih tepatnya. Jadi akan ku ulang dari asalnya. 2 minggu yang lalu yang lalu, atau tepatnya 2 bulan setelah terjadinya perlawanan dari Red Aura.

The Imaginator ~Emergence of power~Bağımlısı olacağınız hikayeler. Şimdi keşfedin