"Dewi memakai kacamata hitam, dan sepatu kets, dengan mengendarai motor yang sangat kencang, semua mata memandangnya, sepertinya ia baru saja. pulang dari hiking bersama teman cowok sekelasnya, kelas 3 mesin.
Ia pun turun dari motor yang dikendarainya.
Dewi membuka kacamata dan berteduh di bawah pohon mangga,tak ketinggalan lilitan ikatan di kepalanya dengan menggunakan kain shall....
Wawan, Hendra, membuka semua perlengkapannya,mereka masuk ke rumah kost Hendra,tanpa Basa-basih Dewi pun melangkah ke dapur dan membuka kulkas ,dengan Cekatan Wawan menganbil roti dan mengoleskan mentega dan memasukkan roti ke dalam mulutnya,
Dewi pun ikut menyantap roti yang telah diolesi mentega.
" jaraknya cukup jauh juga ya??? ucap dewi .
Jauh gimana ?? maksud kamu wi??,.. biasa aja tu.. jaraknya, bisa di tempuh. Untung aja nggak turun hujan,gimana kalau turun hujan, bisa-bisa kita kemalaman di jalan dan bermalam di rumah penduduk, ini masih terlalu gampang untuk hiking.."ucap bambang .
Gimana wi , masih mau ikutan?? "sahut Hendra,
Siapa takut""jawab dewi dengan lagak menantang .
Mantap !!!... Ini baru disebut cowok sejati he he.. Semua tertawa mendengar kelakar Hendra.
"Mereka bertiga meninggalkan rumah Hendra, begitu juga dewi tomboy, julukan yang diberikan oleh teman hikingnya.
Dewi tomboy mengendarai motornya di atas trotoar dengan sangat kencang, ia memasang kacamata hitamnya dan ikat kepala melingkar di jidatnya.
Motornya melaju sangat kencang .
meninggalkan teman-temannya...
"Akhirnya Dewi pun telah sampai ke rumahnya dengan selamat, ternyata papinya sudah menunggu di halaman rumahnya, ia sangat khawatir dengan putrinya,..
"Kamu itu dari mana wi?? Tau tidak!! Papi sangat khawatir denganmu nak?? "ucap papinya .
iihh ...papi gitu aja kaget... Bukankah papi yang mengajarkan untuk menaklukkan sesuatu yang belum pernah aku lakukan seperti hiking ini papi"jawab Dewi.
Ok.. Ok... Papi ngerti, tapi??? Anakku hiking itu sangat berbahaya,..
Banyak kejadian yang menimpa para hiking.
Tapi papi..!! Aku khan sudah pulang dengan selamat"ujar dewi merajut dengan manja.
Dewi.. Dewi... sebenarnya papi yang salah.. Terlalu menuruti keinginannmu....akhirnya begini jadinya, gusti Allah ampuni hambamu, yang tak pandai bersyukur menerina momongan bayi perempuanku.....aku sangat menyesal. "ucapnya dengan penuh penyesalan .
Pagi-pagi dewi sudah bersiap berangkat ke sekolah, tak lana kemudian Dewi pun telah sampai di sekolahnya, lalu nenuju kelasnya lalu berhenti pas di belakang bangku Hendra, sambil membaca tulisan dalam hatinya , cie cie ,pintar juga kamu menulis puisi cinta,untuk aku ya?? Ucap Dewi dengan nada bercanda,
" Aku akan taklukan dunia, dengan kerja kerasku,aku akan genggam jemari tanganmu, agar hatimu tak berpaling pada ke lain hati .
Tatap mataku, dan pegang erat janjiku
Aku akan menunggumi sampai kapanpun.
"Waah... Hebat , puisi kamu ndra buat siapa tuh...??? Kamu jatuh cinta ya??? Ucap Dewi penuh canda,
Ada deh...?? mau tahu aja urusan orang, pastinya bukan kamu...?? ucap hendra dengan kelakar yang nakal.
Siapa juga yang suka sama lo.... He.. He.. "jawab Dewi dengan membalas ledekan Hendra. Guru bahasa indonesia hanya memberikan tugas.. Lalu keluar.. Katanya ada rapat.
Lonceng akhirnya, berbunyi hendra ,bambang dan wawan tak ketinggalan menuju ke kantin .
Wi... Ke kantin yuk..."ucap Melati.
Iya... Bentar aku nyusul "jawab Dewi.
Ok.. Aku tunggu kamu di kantin"sahut melati.
Tak terasa bulan depan kita akan ujian penentuan kelulusan ,ucap melati,..
Benar., mela??? Sahut Hendra.
Mana Dewi... Kok tidak nampak batang hidungnya..
Paling ia kelas 3 jurusan bangunan. ,ujar melati.
Mela dan Hendra meninggalkan kantin dan menuju ke kelas 3 mesin. Tunggu Mela !!
,Bukankah itu Dewi ?? rupanya ia Tidak keluar istirahat..siapa laki-laki yang berada di sampingnya itu ?? Bukankah ia tidak menyukai kaum pria. "bisik hendra ke melati, iya tumben hatinya nyangkut sama cowok kelas 3 jurusan bangunan.
Siapa nama cowok itu mela?? yang mendekati dewi "tanya hendra.
Kalau tidak salah namanya Rudi.. "jawab Mela. aah biarin aja, itu khan hak orang jangan GU...
mending kita urus diri sendiri "ucap Mela.
YOU ARE READING
KATAKAN CINTA
Short StoryDewi adalah wanita tomboy di sekolahnya, ia jarang bergaul dengan sejenisnya, ia hanya bergaul dengan cowok, Rudi datang merubahnya menjadi peminim? apakah Dewi akan jatuh hati kepada pria yang mengubah hidupnya ?? baca kelanjutannya....
