keajaiban

3 0 0
                                        

     Nama aku Konita Salsabila aku adalah anak dari keluarga yang berkekurangan atau bisa disebut sangat sederhana... Aku memiliki 1 kakak bernama Raini Zahrani kami berdua adalah anak yatim piatu....kami telah kehilangan kedua orang tua sejak muda... tidak memiliki keponakan atau saudara sama sekali....ceritanya begini...

3 Januari 2003

     Pada saat itu jam 22.00 malam.... Mama ku berteriak dari luar.... Saat itu aku tinggal di sebuah rumah bertingkat dua dg fasilitas rumah yang sangat memadai...pada saat itu kehidupan kami sangat lah memadai... Papa ku adalah salah seorang pengusaha besar yg kerjanya selalu bolak balik dari Amerika dan Indonesia karena perusahaan nya yg membutuhkan pengalih...saat itu papa dirumah dan kakak ku pun dirumah....mama pun berteriak kepada kami dari lantai bawah... "Nita...Aini... Bangun nak...." aku masih ingat teriakan mama kepada ku saat itu "cepetan nak.... Ayokkkkk...." kata papa.... Saat itu umur ku tujuh tahun... Dan kak Aini dua belas tahun..... "Ada apa ma .... Pa...." kata kak Aini.... "Apa ini????" kata kak Aini terkejut.... Aku pun sontak melihat ..... Ya tuhan saat itu rumah tergenang air.... Ha ini BANJIR!!!! "Ayok nak cepet turun...." kata mama sambil narik tangan kami berdua "gak mau ma itu air nya kotor...." kata ku ke mama.... "Sini papa gendong.... Ayok naik Nita...." aku masih ingat saat terakhir papa menggendongku saat itu... Dan kak Aini yang di pegang sama mama.... Tidak lama kemudiaan saat kami berlarian menuju bukit didekat sana bersama tetangga lainnya.... Tiba tiba datang goncangan dahsyat dari dalam tanah....yg membuat kami sontak berlari menuju tempat tertinggi terdekat.... Tetapi saat itu malang menerpa didekat kami ..... Tiba tiba seluruh bangunan didekat kami runtuh ..... Dan mengenai mama - papa yg berusaha menyelamatkan kami.....dari saat itulah rasa sedih dan takut yg biasanya tidak pernah terasa sekarang tertumpahkan karena melihat ortu kami yg tergeletak bersimba darah..... Kak Aini pun sontak berteriak "MAMA!!!!! PAPA!!!!!HUHUHUHUHU!!!! MAMA PAPA!!!!BANGUN PA MA!!!!! BANGUN!!!!!!" saat itu pun aku tak mengerti apa yg terjadi karena umur ku masih tujuh tahun...."kakak mama sama papa kenapa tidur di tanah kakak??? Kenapa mama dan papa tidur deket darah gitu kakak???" kak Aini pun memeluk ku sambil berkata "mama sama papa dah gak ada dek.... Mama sama papa udah pergi.... Mama sama papa udah gak bisa bangun lagi...." saat itu pun aku mengerti apa yg terjadi.... Aku pun sontak lari mendekat kemama dan papa "MAMA!!!! PAPA!!!! BANGUN!!!! KATA KAK AINI PAPA AMA MAMA GAK BISA BANGUN LAGI!!!! GAK BENER KAN PA MA????? PAPA SAMA MAMA PASTI BANGUN KAN????" saat itu.... Pada tanggal 3 Januari 2003 pada pukul 23.00 di bukit tempat kami berada sekarang mama dan papa telah pergi....tidak akan ada mama dan papa saat ini lagi.... Mama dan papa sudah dulu menjumpai alam sebenarnya.... Dari saat itulah aku menyadari rasanya kehilangan.... Takut.... Gentar.....dan kesedihan yg mendalam....bercampur aduk menjadi satu didalam hati ini...rasanya sesak....saat mengingat kejadian tersebut....

4 Januari 2003

Setelah kejadian semalam kami melihat kota kami yg porak poranda di terjang banjir dan gempa.... Tadi semalam kami tertidur saat menangis meratapi jenazah orang tua kami tersebut yg tak berdaya.... Akhirnya setelah bangun, kak Aini mencari pertolongan di sekitar ..... Dan kak Aini pun menemukan seorang tim keselamatan yg bekerja 24 jam disekitar sana.... Semejak tadi malam saat gempa dan banjir menerjang, tim keselamatan ini telah berpatroli di sekitar kami... Dan menemui kak Aini yg meminta pertolongan... Akhir nya tim tersebut memeriksa mama dan papa "maaf kan kami nak mama dan papa mu sudah tidak ada" kami berdua pun langsung meratapi ortu kami untuk terakhir kalinya.... Dan akhir nya dibawa oleh...para tim keselamatan untuk dimakam kan..... Saat itu papa dan mama dimakam kan di bawah pohon tak berdaun dekat bukit tersebut....pada saat itu kami memahami bahwa tanpa ortu rasanya hidup kami tdk berarti...

tetapi aku salah....karena masih ada keajaiban yg akan menunggu kami di depan sana..... Seperti kata mama dan papa dulu... 'Kalian boleh bersedih diawal Aini,Nita tapi kalian jangan terus meretapi kesedihan itu...karena percayalah bahwa sanya setelah kesedihan pasti ada keajaiban' aku bejanji mama-papa aku akan mencari keajaiban itu....aku tidak akan bersedih lagi mengenai hal kecil....karena aku percaya bahwa setelah ini pasti ada keajaiban... Dan itulah yg akan menjadi teka teki yg akan ku selesaikan....yakni...KEAJAIBAN

Author: maaf ya episode kali ini singkat karena author masih punya sedikit pekerjaan yg mendesak....hehehehe.... Jangan lupa baca terus ya novel author....dan maaf terhadap kesalahan kalimat.... Ok....see yoo

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Aug 05, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Keajaiban Where stories live. Discover now