1.Sebuah surat

21 11 3
                                        

Awan yang gelap menyelimuti langit malam yang sunyi, diiringi suara hewan malam yang berderik, kaca jendela yang berembun membuat suhu udara terasa dingin. Aku duduk di depan tv yang menyala, dengan ditemani oleh secangkir cokelat panas dan buku novel.

“tok…tok….tok….
Suara ketukan pintu yang amat keras seperti hendak mendobrak pintu….
“yaaa… sebentar..” ucap ku
Aku meninggalkan buku dan secangkir cokelat panas itu di atas meja, dan segera berjalan menuju pintu tersebut.

Namun setelah aku membuka pintu, aku melihat kearah kanan dan kiri, tidak ada siapa siapa diluar. Tetapi ada sepucuk surat yang tergeletak diatas keset, tangan kiri ku langsung mengambil surat itu dan kembai ke ruang keluarga, kemudian aku mecoba membuka isi surat itu, dan terdengar sangat jelas suara mobil yang hendak masuk ke garasi,
“hana…., papa dan mama sudah pulang …” teriak mama
Aku langsung menoleh kearah mereka dan menghampiri sembari menolong membawakan belanjaan yang mama bawa. Sedangkan ayah menggendong ken yang sudah tertidur pulas dan membawa nya kekamar ken yang berada di lantai 2, tepatnya di samping kamarku.
“ma… dimana harus kuletakan belanjaan ini ?” aku bertanya
“di sebalah rak piring saja  na!, karena itu hanya belanjaan buah dan sayur”
Segera aku meletakan belanjaan itu di tempat yang mama suruh, dan segera mengingat tentang surat itu,
“suratnya!” ucapku
Kaki ku segera melangkah menuju ruang keluarga dan mengambil surat itu …, aku akan membuka surat itu di kamarku, tetapi ibu menghampiri ku

“hana…, apa tadi ada surat yang datang?” tanya mama
“Oh..  Mungkin ini punya mama” ucap ku Sambil memberikannya ke mama
"Kamu belum membacanya kan? " tanya mama
"Belum ma... aku hanya melihat pengirimnya"jawab ku

Kemudian aku lanjutkan untuk pergi ke kamarku. Aku harus menyiapkan Peralatan untuk sekolahku yang baru.
Tapi aku terus memikirkan tentang nama VALLEY tulisan yang ada di depan surat tadi. Mungkin harus kutanyakan nanti ke mama, sekarang aku harus segera tidur.

*didalam mimpi

Aku melihat seorang wanita yang anggun sedang meletakan tangannya di kepala para pengawal wanitanya. Aku tidak tau apa maksudnya dan wajah wanita anggun itu tidak begitu jelas. Semakin kudekati semakin pula mereka menghilang. Kemudian asap menyelimuti sekitar ku dan terdengar suara wanita yang mengatakan kata VALLEY.

Guardians of ValleyDove le storie prendono vita. Scoprilo ora