"Mengawali memang mudah, yang sulit adalah bertahan hingga akhir"
...
Setelah turun dari pesawat Pria yang memakai stelan berwana hitam itu langsung berlari mencari kendaraan.
Ia buru buru mencari taxi dan segera menaiki nya begitu dapat,"Bang maaf, nanti Abang ngebut aja ya soalnya ini masalah penting," ucap pria itu gusar sambil melihat jam dipergelangan tangannya
"Waduh, mau ngejar jodoh, Mas?" Tanyanya. Pria tersebut hanya tercengang dalam hati tau aja nih Abang Abang
"Iya Bang, pokok nya ini masalah masa depan saya Bang" jawabnya.
Tetapi sangat disayangkan bukan kota Jakarta namanya kalo tidak ada macet, macet kali ini benar-benar parah, karena ada kecelakaan antar truk yang mengharuskan mobil truk gandeng datang dan membuat laju kendaraan terhambat.
Pria itu sudah nampak gusar, kerah bajunya sudah dibasahi oleh keringat, walau ia sedang berada di dalam mobil. Ia tidak sabar lagi lalu kemudian melihat tarif dan membayarnya
"Bang saya turun disini aja ya, nih uangnya. Makasih Bang." tanpa menunggu jawaban supir taksi, pria itu sudah berlari cepat menyusuri jalan.
"Bang, bang, bang, tolong anterin saya bang saya udah buru buru nanti saya bayar dua kali lipat deh" ucapnya begitu melihat ojek online melintasinya
"Tapi Bang.." belum sempat melanjutkan perkataannya si pria itu sudah naik dan memakai helm menyuruh untuk cepat jalan, menerobos keramaian.
***
Begitu sampai ditempat yang ia tuju pria itu langsung turun dan membayar tarif nya dengan dua kali lipat harga biasanya.
"Ehhh mas, mas." Ucap driver itu menghentikan langkahnya yang sudah sedikit menjauh.
"Apalagi sih Bang? Kan saya udah bayar dua kali lipat" protesnya
"Bukan itu Mas, tapi itu..." Ucap driver itu sambil menunjuk kepala pria tersebut.
Ia kemudian langsung reflek melihat ke atas dan ternyata benar helm nya sampai lupa di kasih kembali ke driver nya. Ia langsung menyerahkan nya malu malu dan kemudian berlari lagi secepat yang ia bisa.
***
Setelah memasuki sebuah gedung yang megah, yang sudah dihias dengan berbagai macam bunga-bunga yang indah. Kini kemejanya tak lagi serapih ketika ia turun dari pesawat.
Yang ia lakukan sekarang hanyalah menyusuri setiap tempat mencari seseorang, meminta penjelasan dan mengajaknya bersama seperti sedia kala. Namun nihil tidak nampak seseorang yang ia cari sejauh matanya memandang.
Bunyi gendang ramai-ramai memenuhi ruangan secara tiba-tiba,
membuatnya harus menyingkir sedikit,
"Permis Mas, Calon mempelai wanitanya mau lewat." Ucap seseorang pada dirinya yang berdiri tepat di tengah-tengah.
Benar saja calon mempelai wanita dengan wajah yang ditutupi para pendamping datang untuk menghampiri calon mempelai pria
Ia itu bisa menangkap kesedihan di mata wanita tersebut walaupun wajahnya tertutup.
Tanpa menyia-yiakan waktu lagi, ia langsung menarik wanita itu keluar untuk mengajaknya berbicara, wanita itu tentu tersentak kaget karena ia menarik nya dengan tiba-tiba.
Para pendamping wanita menyadari calon mempelai wnaita tidak ada pun langsung berteriak panik, dan menciptakan sedikit kegaduhan.
"Alansa, tolong izinkan aku bicara sebentar denganmu, aku mohon tolong beri aku penjelasan mengapa kau meninggalkan aku, jika laki-laki itu memang pilihan mu setidaknya aku ikhlas melepas mu dengan dia" ucap pria itu sedikit cepat setelah menarik wanita tersebut keluar, menjauh dari keramaian.
Wanita itu hanya mengerutkan keningnya bingung, ia tidak mengenal lelaki di hadapannya itu sama sekali. Ia langsung reflek membuka penutup wajah nya, dan menunjukkan wajahnya yang sangat cantik dengan lesung pipi yang sempurna di kedua pipinya, alis wajah yang tebal, dan iris mata yang coklat.
Pria itu sama kagetnya begitu melihat wajahnya. Ketika pria tersebut ingin menjelaskan bahwa dia salah orang tiba-tiba dua laki-laki bertubuh tegap yang dia kira itu adalah para penjaga meneriaki nama wanita itu.
"Non, kembali!!!" Teriaknya membuat wanita tersebut menoleh dan dengan reflek menarik tangan pria tersebut untuk ikut lari. Pria tersebut yang ikut panik pun ikut lari tak kalang kencang dengan wanita tersebut yang notabene menggunakan gaun yang sangat amat panjang.
Disisi lain ketika pria tersebut menuju keluar gedung dia melihat wanita yang dia cari keluar dari mobil.
Ternyata pria tersebut salah memasuki gedung, wanita yang ia cari akan menikah di gedung yang satunya tepat di samping gedung yang ia masuki tadi
Sekarang yang pria itu heran adalah mengapa wanita itu malah menggenggam tangannya sangat erat dan mengajaknya berlarian entah kemana.
Stopp!!!" Ucap pria tersebut yang tersadar akan apa yang dilakukan nya, dia berlari tanpa tau kemana, dan dia berlari tanpa tau apa yang terjadi.
Wanita tersebut pun kemudian ikut berhenti dari larinya, dengan perlahan melepas genggamannya kepada pria tersebut. "Maaf" ucapnya rilih.
"Sebenarnya ada apa?" Tanya Pria tersebut
....
(A/n) Alhamdulillah cerita baru dengan genre baru semoga suka ya kaliannn. Love u 3000😘
YOU ARE READING
Hey D!
Teen FictionPerjalanan cinta Arion tak berjalan mulus, niat ingin membawa kabur kekasihnya yang ingin menikah tetapi ia malah salah membawa mempelai wanita. Apakah yang terjadi selanjutnya pada Arion apakah ia akan terus menggapai cintanya? Jangan lupa vote an...
