Halo, sunset!
Apa kamu masih ingat, momen saat pertama kali kudatang ke padang rumput ini bersama dia?
Mungkin kamu lupa. Tapi tak apa, akan kuingatkan di setiap kunjungan mulai dari hari ini.
Aku masih ingat, bahkan sampai suara gemericik air di tepi padang.
Aku masih ingat, bahkan sampai senandung yang cuitkan oleh burung-burung.
Aku juga masih ingat, sedrastis apa perubahan hawa disini kala dia mengatakan rahasianya.
Ingat.
Satu kata yang begitu menyayat.
Padahal sore itu begitu indah, hingga aku sempat terdiam untuk bernostalgia tentang awal kisah kami.
Namun sore itu ditutup oleh pengakuan gilanya, yang sekaligus awal dari rentetan penyesalan ini.
Ya ... itu yang pertama, terakhir, dan satu-satunya.
Kuharap aku bisa menepati janjiku padanya.
Untuk lebih banyak tersenyum mulai hari itu.
Dan untuk tetap bahagia walau kehilangannya.
Aku akan berusaha...
DU LIEST GERADE
Zenith
JugendliteraturArsa heran, sejak gadis berhoodie kuning itu menitipkan surat izin, ia jadi sering bertemu dengannya. Seolah-olah cewek itu mempunyai banyak kembaran yang tersebar di penjuru sekolah. Tingkahnya yang khas membuat Arsa makin penasaran. Siapa cewek it...
