"Semua yang ada di dunia ini selalu dibandingkan begitu juga dengan ku. Aku juga tidak tau kenapa begitu"
Aku menulis setiap kata penting guru didepanku. Dan menyimaknya tentu saja.
"hey 'Anak unggulan',lihat tulisanmu" aku membiarkannya. Biarkan saja aku tidak peduli. Mereka hanya menginginkan contekannya.
"dasar sombong" aku sabar entah sampai kapan.
***
"apa kau tuli?" wanita itu lagi.
'Bisakah sehari saja tidak mengganguku?'
Aku diam. Hanya itu yang bisa kulakukan tak ada lagi. Aku lelah tapi tidak bisa berbuat banyak. Aku merasa pening saat 'Wanita pengganggu' memukul ku dengan benda itu.
'Astaga jangan lagi kumohon'
YOU ARE READING
HOPE
Fanfiction'Konyol, bagaimana bisa aku menjadi hantu?' Saat itu aku sadar bahwa semuanya tidak baik baik saja
