i met him

8.9K 423 30
                                        

Seorang namja manis yg sedang duduk dikursi kafe sambil menikmati hangatnya cokelat hangat sambil memandang televisi yg menempel di dinding kafe tersebut.

Jeon jungkook akan melantik menjadi ceo di perusahaan jeon.corp

Namja manis itu tersenyum lalu seseorang tiba2 duduk dikursi didepannya.

"Jimin-na,kapan kau akan menemukan perkerjaan?" Tanya namja yg juga manis 'yonggi'.

"Aku ditawarkan berkerja di perusahaan jeon.corp dengan hyungku" jawab jimin sambil meminum cokelat hangatnya,yonggi hanya terdiam meminum cokelat banana smoothienya.

Ya namja manis yg sedang meminum cokelat hangat itu adalah park jimin,
Seorang namja berumur 23 tahun yg baru menyelesaikan kuliah lalu lanjut mencari perkerjaan.

Stress yg melanda di otaknya adalah bertapa susahnya mencari perkerjaan yg mau menerimanya , kadang setiap malam dia harus membuat lamaran kerjanya dan besoknya dia melamar di kantor tetapi berakhir ditolak oleh kantor dengan alasan badannya terlalu kecil untuknya pada akhirnya orang tidak mempercayai bahwa dia 23 tahun tetapi hanya 16 tahun.

Sudah bermacam obat peninggi badan yg dia makan tapi hasilnya nihil walaupun dia sering meminum susu setiap pagi tapi tetap nihil begitu pula nasib si yonggi sahabat jimin dari dia smp tapi yonggi masih tinggi 2 cm dari jimin .

Nasibnya yg berbadan pendek,oh iya jangan lupa bahwa jimin adalah seorang omega yg menyamar menjadi beta.

Dia sangat membenci seksualnya yg omega karena omega itu lemah bagi siapapun dan dia harus dilindungi oleh matenya tetapi ya begitulah jimin dia tidak mempercayai tentang cinta dan mate.

" chanyeol hyung yg menawarinya?" Tanya yonggi  dan jimin mengangguk.

"Apa kabar kehamilan baekhyun hyung?" Tanya yonggi lagi.

"Kehamilannya udah 7 bulan perutnya membesar, aku tidak sabar dengan keponakanku nanti dan apakah keponakanku nantinya akan semesum chanyeol hyung?" Jawab jimin yg berakhir meledek chanyeol dan yg disana si chanyeol sedang bersin saat di diatas tubuh baehkyun.

"Kau ini adik yg durhaka ya,ckck" yonggi menjawab.

"Aku bukan mau durhaka tapi itu kenyataannya dan terbukti dia bermesum di dapur saat baekhyun hyung masak didapur dan hasilnya adalah si keponakan dtg, syukur mereka lansung pindah ke kamar kalo tidak,bisa jadi aku menonton film dewasa secara gratis" jawab jimin sambil meminum cokelat hangat, yonggi tiba2 menjentik dahinya.

"Yonggi hyung!!!" Marah jimin mengusap dahinya yg habis di jentik oleh yonggi.

"Bagaimana nanti ada orang dengar apa yang kau katakan?!" Nasihat yonggi dengan nada marah,"ck,sialan" jimin bedecih kesal dan lanjut dengan tertawa konyol, dia sadar apa yg dia katakan tadi,apa yang dia pedulikan?lagian tidak ada yang mendengarkannya.

"Bagaimana nanti ada orang dengar apa yang kau katakan?!" Nasihat yonggi dengan nada marah,"ck,sialan" jimin bedecih kesal dan lanjut dengan tertawa konyol, dia sadar apa yg dia katakan tadi,apa yang dia pedulikan?lagian tidak ada yang mendengarka...

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Yonggi hanya menggelekan kepala saja dan berdiri dari kursinya, jimin menatapnya bingung.

"Kau mau kemana, hyung?"tanya jimin menahan tangan yonggi, yonggi tersenyum memandang seorang namja tampan yg berjalan menuju kasir untuk memesan minumnya,dia menepis tangan jimin.

Entah perasaan apa tapi saat yonggi memandang namja itu, badannya reflek menuruhnya mendekati namja tampan itu dan alhasil dia meninggalkan jimin lalu berjalan menuju namja tampan entah kenapa omeganya menuruhnya mendekati namja itu.

Jimin menghela nafas lalu tersenyum senang melihat yonggi berbincang dengan namja tampan yg seorang alpha  dan jimin membereskan barangnya lalu berdiri dri kursinya dan tidak lupa menuliskan sesuatu di stickynote yg jimin tempelkan di meja kafe itu .

Semoga dia cocok untukmu yonggi hyung... batin jimin.

Dia pergi keluar dari kafe dan tidak sengaja seseorang menabrak jimin, jimin menolehnya tetapi namja itu tidak menolehnya,namja itu berjalan kearah namja tampan yg bersama yonggi tadi.

" tae~ hyung aku menunggumu tadi dan wow kau siapa?" namja itu terkejut melihat taehyung yang sebagai hyungnya sedang berbicara dengan seorang omega cantik,secantik yonggi.

"Maafkan aku jungkook,ini yonggi dia dan aku baru kenal. Yonggi ini jungkook dia adalah adik sepupuku" taehyung memperkenalkan jungkook pada yonggi dan jungkook hanya tersenyum tipis, jimin yg melihat mereka dari kejauhan menjadi penasaran dengan begitu dia mendekati 3 orang itu.

"Yonggi hyung......" panggil jimin dan mereka ber tiga lansung menolehnya dan yg ditoleh hanya tersenyum manis sambil berdiri disamping yonggi.

"oh iya,ini jimin dia sahabatku dari smp. Jimin ini taehyung dan jungkook,kami baru kenal" sahut yonggi, jimin tersenyum tapi ada yang membuatnya tertarik,matanya fokus kepada jungkook...jantungnya berdebar diotaknya terus mengucapkan 'oh tuhan kenapa manusia satu ini sungguh tampan?'

"aku park jimin, salam kenal ....." jawab jimin gugup,pipinya memerah.

Jungkook memandang kecantikan jimin yg membuatnya terpesona,bibir pinknya,pipinya,matanya,senyumannya,rambutnya,semuanya membuat jungkook terpesona.

Jimin akhirnya pamit kepada mereka dan saat dia keluar dari gedung kafe,diluar hujan deras, jimin menghela nafas,menyadarkan tubuhnya di pintu masuk kafe,keberuntungan dan kesialan muncul dalam kebersamaan,jimin mungkin harus mengeluarkan duit buat taksi.

"Kau baik2 saja,tidak lansung pulang?" tanya jungkook yg meyusul jimin keluar dari kafe.

" aku tidak bawa pay.. hachiiii!!. anginnya kencang sekali"jawab jimin sambil bersin dan jungkook ketawa kecil,memegang tangan jimin.

"Aku akan mengantarkanmu pulang ayo!" ajak jungkook, jimin mengangguk,menundukkan kepala agar jungkook tidak melihat wajahnya yang sedang memerona dan sialnya lagi jantungnya berdetak.

"Oke..." senang jungkook menarik pelan jimin menuju mobilnya.

Mereka berdua masuk kedalam mobil,jimin hanya diam...suasana didalam mobil tersebut sedikit canggung,jimin berdoa kapan mobil ini cepat sampai kerumahnya,dia ingin berlama bersama lelaki yang disampingnya tapi disisi lain,jimin canggung dan malu.

'Kumohon cepatlah sampai' batinnya.

My Secretary(jikook)(revisi)Stories to obsess over. Discover now