Usia 20-an adalah usia yang bisa dikatakan matang untuk menjalin sebuah hubungan. Berpacaran misalnya. Tapi itu tidak berlaku untuk ketiga pria ini, Johnny, Sehun dan Jeonghan.
Sama-sama menempuh pendidikkan dikampus yang sama dengan mengambil jurusan Sains, ketiganya belajar dengan giat demi mempertahankan beasiswa yang mereka dapat. Maklum saja ketiga pria ini bukanlah berasal dari keluarga yang berada.
Datang ke kota hanya dengan berbekal uang seadanya dan menyewa sebuah rumah kecil, mereka bertiga tinggal bersama. Tidak hanya itu, jika sudah memasuki masa liburan dimana mahasiswa lain memilih untuk berpergian tapi tidak dengan mereka. Mereka memilih menghabiskan masa liburan untuk bekerja paruh waktu, lumayan sedikit uangnya bisa diberikan kepada keluarga yang berada di desa.
Berbicara soal hubungan asmara, ketiganya pria ini sama sekali belum pernah berpacaran sama sekali. Memegang tangan wanita saja udah gemeteran. Bahkan banyak gossip yang beredar jika mereka adalah Gay. Itu tidaklah benar.
Bukan tidak ingin berpacaran, hidup mereka saja sudah sulit. Pacaran tentu bukan hanya bermodalkan cinta bukan? melainkan juga uang. Tapi dibalik alasan itu, alasan sesungguhnya adalah karena mereka tidak percaya diri. Tentu saja tidak bakalan ada gadis yang menyukai mereka dengan tampang "Nerd" seperti ini. Siapa juga yang mau pacaran dengan cowok cupu, jelek dan kaku seperti kanebo kering. Yang mau bearti gadis itu tidak waras.
Mereka bertiga selalu memegang prinsip, sejauh apapun jaraknya, selama apapun waktunya, saling tidak mengenal ataupun sahabatan, jika nemang sudah jodohnya pasti akan bertemu.
Iya memang benar jodoh itu ditangan Tuhan tapi ingat jika umur sudah memasuki 30 tahun keatas, Tuhan lepas tangan .hahaha
◇◆◇◆◇◆◇◆◇◆◇◆◇◆◇
"John, tugas dari Prof. Kim sudah kamu selesaikan?"
"Saya sudah menyelesaikannya setengah Han. Bagaimana denganmu?"
"Saya juga sudah, hanya beberapa yang tidak saya mengerti?"
"Bagian mana?"
"Esay no.9"
"Ah yang itu kemarin saya bertanya dengan Sehun, dia yang mengajarkan. Saya lupa. Nanti jika dia datang coba kamu bertanya dengannya"
Sudah hampir 1 jam Sehun menghilang, tadinya bilang ingin kekamar mandi. Padahal jarak kamar mandi dari perpustakaan tidaklah begitu jauh. Apa mungkin dia Buang Air Besar? Johnny dan Jeonghan sedari tadi sudah menunggunya lama.
Tak lama orang dimaksud pun muncul dengan wajah tertunduk dan terlihat lesu. Kedua temannya hanya saling pandang kebingungan.
"Hun, kamu kenapa?" - Jeonghan bertanya dengan wajah yang sedikit ia tundukkan, mengecek keadaan Sehun.
Tidak ada jawaban dari pria bermarga "Oh" itu.
"Hey teman, apa sesuatu serius terjadi?" - giliran Johnny bertanya.
"Teman-teman, apa kita benar-benar ditakdirkan sebagai pria yang tidak boleh mengecap manisnya cinta ya?" - suara Sehun terdengar sangat kecil.
Kembali Johnny dan Jeonghan saling beradu pandang satu sama lain.
"Saya barusan menyatakan perasaan kepada Irene, dan saya ditolak mentah-mentah. Dia mengatakan sesuatu yang membuat hati saya sakit. Dia bilang saya aneh, jelek, kuno dan juga miskin. Dia juga bilang kalau saya bukan pria yang pantas untuknya. Kata-katanya begitu pedas. Hatiku sangat hancur sekali" - ujar Sehun panjang lebar. Ia pun menidurkan kepala diatas meja dan menutupi wajahnya dengan buku-buku itu.
Johnny dan Jeonghan yang melihat itu tentunya sangat sedih dengan keadaan teman karibnya. Tapi semua yang dikatakan Irene itu benar adanya. Tidak seharusnya orang seperti mereka menyukai gadis cantik nan berkelas. Mereka seharusnya sadar diri akan hal itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
TRIPLE NERD
RandomAda moment dimana cowok suka mendadak jadi ganteng .hiyaa hiyaa Cast: Johnny NCT127 Sehun EXO Jeonghan Seventeen . . . ©onthestereo ;- 2019
