Aku tahu siapa aku. Aku mengerti harus bagaimana aku. Aku tahu bagaimana kewajiban dan hak ku. Tapi apa pernah ku terima kewajiban dan hak ku dari mu. Kata-kata kasar dan kotor mu selalu menghiasi hari ku. Tak pernah kah kau berpikir kau lahir dari seorang rahim wanita. Kau memiliki anak perempuan cantik. Apakah kau ingin anak mu di perlakukan begitu nanti dengan suaminya. Kau selalu menanamkan kesalahan untuk diriku. Kau marahi aku setiap waktu. Tak terima aku atas nafkah lahir ku. Kau menuntut ku untuk materi yang dimana itu adalah kewajiban mu. Pantaskah aku kau salahkan jika seperti itu. Seberapa besar yg sudah kau beri hingga aku harus selalu tunduk di kaki mu. Apakah aku pembantu atau istri mu. Apakah aku ini seorang alas kaki yang kau injak apa aku yang layak kau gandeng di setiap waktu.
Tak berpikirlah engkau atas semua yg sudah kau lakukan untuk menyakiti ku. Tak berpikir kah engkau telah memecahkan hati yg telah lama ku jaga. Darah yg mengucur tak bisa berhenti. Air mata ini harus berapa banyak lagi yang mengalir.
YOU ARE READING
DIARY
RomanceKetika hati tak mampu menyimpan inilah yg harus ku lakukan. Ku tuangkan rasa ini di sini. Walau tak membawa hati ini untuk bahagia dan tersenyum.
