"Dek kakak boleh minta tolong gak?" Tanya Tara.
"Minta tolong apa kak?" Alona balik bertanya.
"Kamu mau nggak jadi pacar pura-pura kakak?" Balas Tara.
Alona terdiam, dia sama sekali tidak mengerti apa maksud Tara berkata seperti itu.
"Dek, gimana?" Tanya Tara.
"Hmm, i...iya kak boleh" jawab Alona.
"Makasih ya dek, makasih banget, jadi mulai sekarang jangan heran ya kalo misalnya kakak, negur atau ngedatengin kamu" ujar Tara, setelah itu Tara pun pergi meninggalkan Alona.
Alona hanya bisa terdiam di tempatnya.
"Kak Tara pasti nggak tahu, kalo aku emang beneran suka sama dia" gumam Alona sambil tersenyum miris.
Dia merasa sangat bodoh, membohongi perasaannya sendiri, dia tahu jujur itu sangat sulit, terutama jujur soal perasaan.
Kini Alona hanya bisa menjalani hari-harinya sebagai seorang pacar palsu dari cowok yang di sukainya.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
hai, ini adalah cerita pertamaku
mohon bantuan dan dukungannya
(^_^)
YOU ARE READING
Precious Thing
Teen Fiction"Cinta itu berjuang bersama, bukan sendiri, jadi aku akan menunggu hingga kau mau berjuang bersamaku" "Cinta itu lucu, cinta bisa membuatmu merasakan banyak hal, membuatmu lupa akan logika, dan membuatmu salah tingkah, tapi cinta itu spesial"
