EINS - Pengenalan tokoh

28 4 2
                                        

"Ilyyy cepet bangun. Ini udah mau jam 5 pagi oneng"

"iya ya Allah sabar. Kasurnya posesive nih" ucapnya sambil memeluk erat gulingnya.

"Ya Allah pusing gue sama ni anak satu. Gue wudhu duluan. Jangan minta temenin ke kamar mandi ya. Bye Ily"

Mata Ily langsung melek mendengar kata ajaib itu. Ily langsung berlari menyusul sahabat oroknya itu.

"Vina tunggu!!!" teriaknya.

---------

Itu tadi cerita pagi yang sudah biasa didengar temen temen sekosan mereka berdua. Namanya Aisya Ilyvira Khanza dan sahabatnya dari kecil, Metavina Sylfara. Mereka adalah mahasiswa semester 5 yang mengemban pendidikan disalah satu kampus swasta yang bisa dibilang terbaik dan termahal. Sudah sesuai kan? Yang bagus pasti mahal. Ilyvira atau suka dipanggil dengan Ily, yang katanya dia suka dipanggil seperti itu karena ILY itu singkatan dari I LOVE YOU. Ily merasa seperti banyak yang menyayanginya saat memanggilnya dengan nama itu. Yaah, Ily dan pemikirannya.

Ily masuk di Fakultas Ekonomi dan Bisnis di jurusan Manajemen. Dia juga seorang BEM di fakultasnya. Ily punya prinsip "gak perlu orang tau tentang gue, yang orang mesti tau adalah hasil karya gue". Ily bisa dikatakan sedikit introvert daripada Vina. Dia tidak terlalu suka keramaian yang nggak berguna dan juga lebih memilih balik kekosan kalau ada waktu senggang daripada ke mall. Namun nyatanya seorang Ily yang mempunyai paras yang ayu, kulit putih cerah, mata yang jernih dan juga senyum yang menawan. Yang menjadikannya terkenal secara tidak langsung dan Ily salah satu murid berprestasi di Fakultasnya.

Ily seorang introvert yang pengin berorganisasi. Dia mempunyai alasan untuk itu. Dia ingin sekali bisa mendapat beasiswa kuliah di Jerman, tepatnya di Technische Universität München. Dia ingin mengemban ilmu di Negara yang hampir  tidak pernah mengalami krisis keuangan itu. Itu adalah salah satu hal yang menarik minat Ily.

---------

*Munchen*

Di salah satu apartement mewah untuk mahasiswa, Steven Raymond atau biasa dipanggil Steve sedang bersiap pergi ke kampus. Dia menjadi salah satu murid terpandai di jurusannya, Teknik. Steev bukan orang yang dingin dan irit bicara hanya saja dia teramat cuek dengan sekitar. Apalagi dengan perempuan. Dia hanya beberapa kali berpacaran namun tidak ada yang bertahan lama dengan Steve dikarenakan sifat cueknya yang nggak ketulungan. Steve hanya berbicara banyak dan terkadang menjadi cerewet saat bersama sahabat karibnya yakni Alvin Zavier atau Zavi dan Alvero Balard atau Al.

Steve orang asli Munich. Dia tinggal dengan Daddyynya saja dan memutuskan keluar dari rumah saat kuliah. Momynya meninggal saat dia berumur 17 tahun. Dia memiliki sedikit masalah dengan Daddynya, hingga menimbulkan perang dingin diantara mereka. Steve pintar dalam bermain saham, oleh karena itu untuk membiayai hidupnya dia bermain saham. Itu menjadikan dia mempunyai pundi – pundi uang yang tidak sedikit dan memutuskan untuk memiliki cafe sendiri. Cafenya juga menjadi cafe yang sering dikunjungi mahasiswa – mahasiswi kampusnya. Selain karena harganya yang terjangkau,tempatnya yang strategis dan cozy membuatnya lebih cepat terkenal.

By the way, Steve punya tubuh yang tinggi yakni 186cm, warna rambut dark brown, dadanya bidang, steve tidak terlalu suka berolah-raga namun dia masih menyempatkan seminggu sekali untuk gym dan tentu saja dia memiliki abs.

Kembali pada Steve yang berangkat ke kampus,hari ini dia ada jadwal bimbingan untuknya. Mr. David adalah dosen yang akan ditemuinya nanti. Jarak apartemen Steve dengan kampus terbilang dekat. Steve hanya perlu berjalan sekitar 100m maka dia kan sampai di gerbang kampus kebanggan warga Munchen itu. Saat ini dia sendirian berangkat ke kampus karena sahabatnya Al, yang satu jurusan dengan dia namun beda kelas mendapat kelas pagi sedangkan Zavi berbeda jurusan dengan mereka berdua, Zavi mengambil Managemen sebagai jurusannya.

--------

Sekian dulu perkenalan untuk para tokoh –tokohnya :)

Semoga suka sama cerita ini. Dan maaf apabila detai – detail tentang kampus di Jerman ini ada banyak yang tidak sesuai.

Jangan lupa tekan bintang jika kalian suka dan aku menerima kritik dan sarang dengan kata – kata yang membangun saja ya :)

See you next chap ;)

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa :))

BEDAWhere stories live. Discover now