I can't promise to help and fix your problems but i swear you will face those problem with me.
Venus.
🦄🦄🦄
"Gila gila gila wah,"jerit seorang gadis yang sedang duduk dibawah pohon besar.
Yang sedng bermain game di ponselnya sendiri,
"Brisik amat sih lo,"ujar satu temanya.
"Main apaan sih,"salah satu dari mereka berdempet ke arah venus untuk mengecek apa yang sedang dimainkan oleh teman satunya ini.
"Yaelah aku pikir main apaan,"
"Main apaan emang?"
"subway suf,"
"Yah ya nabrak alah sayang banget ini padahal koin nya udah mau dua ribu,"ucap gadis yang bermain game tadi sambil cemberut.
"Eeh si ganteng post foto ini,"ucapnya lagi saat membuka salah satu akun sosial medianya.
•••••
Morning evrybody...
Kenalin cewek cantik, imut kece yang menggoda cogan cogan di penjuru dunia. Aku VENUS MEIZA ADITAMA, panggil aja dengan venus. Sebagai anak tunggal dan menjadi seorang perantau di jakarta aku terbiasa hidup mandiri karena jauh dari orang tua. Asal aku dari bekasi namun aku bersekolah di jakarta tepatnya di SMA NUSA BANGSA. Ayahku bernama willy aditama dan ibuku liana sari ayah yang berprofesi sebagai dosen di salah satu universitas di bekasi sedangkan bunda sebagai ibu rumah tangga.
sebagai anak kos, aku harus semuanya serba sendiri mulai dari makan, tidur dan mengurus keperluanku sendiri.
Aku sibuk mencari ponsel yang tak tau entah dimana keberadaanya setauku tadi malam sebelum tidur ponselnya sudah aku letakan di atas nakas, namun sekarang ponselku entah jatuh kemana.
"Aduh. Dimana sih,"aku mengobrak abrik laci dan ranjangku.
Hingga akhirnya aku mencoba mengecek di bawah ranjang nah ternyata benar ponselku sudah tergeletak disana.
"Untung deh,"
Aku bergegas untuk memakai sepatu karena sebentar lagi teman ku datang untuk berangkat sekolah.
Dengan sigap aku langsung bergegas keluar dan tak lupa untuk mengunci pintu.
"Lama banget sih lo,"ucap temanku ok ternyata bulan sudah menunggu, kenalin dia salah satu temanku namanya bulan alkana wijaya, panggil aja bulan.
Cewek tinggi yang anti dengan sayuran.
"Iya tadi gue nyariin ponsel dulu,"ucapku lalu bokongku mendarat tepat di jok belakang motornya
Bulan pun mengendarai motornya menuju sekolah.
Lima belas menit sudah dimana aku dan bulan sudah sampai di sekolah. Tentunya ada beberapa siswa dan siswi yang sudah berdatangan.
Saat ini aku dan bulan sedang berjalan di koridor kelas yang lumayan sepi tapi langkah ku terhenti karena tiba tiba saja perut ku merasakan seperti sedang di remas remas. Sepertinya aku membutuhkan toilet.
"Lan lo luan aja, gue mau buang hajat dulu,"suruhku dan langsung berbelok arah aku dengar bulan meneriaki namaku namun aku menghiraukannya dan terus berlari untungnya sekarang sedang tidak terlalu ramai.
Setelah selesai aku mencuci tangan ku di wastafel dan membenarkan rambutku yang kusut akibat berlari tadi.
Aku bersenandung pelan sambil berjalan ke arah kelas namun saat ingin berbelok badan ku terhuyung ke belakang karena tetabrak oleh seseorang.
