⚛PROLOG⚛

8 5 1
                                        

Agung Yosep Lumban Gaol, cowok yang memiliki tinggi melebihi tiang listrik dengan sorot mata yang tajam serta bibir yamg menggoda iman. Agung anak paskib, ketua club basket dan anak band. Tapi sayang Agung sering gonta ganti cewek tiap harinya. Agung anak ke-3 dari 4 bersaudara dan Agung beragama kristen protestan.

Sekarang Agung bersekolah di SMA Harapan Indah kelas 12 IPA 3.

"Ma, Agung mau keluar ntar malam ya? " bujuk Agung ke mamanya--Marice. Ya, hari ini adalah hati sabtu.

"Mama larang juga kamu bakal keluar. " kata Marice. Yang di jawab Agung dengan kekehan. "Sana mandi! " sambung Marice.

Agung pergi meninggalkan Marice yang sedang menonton TV di ruang keluarga sendirian karna papa Agung--Andy lagi ada tugas keluar kota. Dan dua kakaknya Agung lagi kuliah. Adeknya yang super duper jahil itu keluar sama teman-teman nya dan akan pulang tengah malam nanti.

Sesampai di kamarnya yang berada di lantai satu pas di bawah tangga, Agung langsung melempar tasnya ke sofa yang ada dikamarnya dan merebahkan tubuhnya di kasur empuk nya dengan pakaian sekolah yang masih ia kenakan.

"Capek banget dah. " Keluh Agung karna tadi di sekolah ia sempat bermain basket dengan teman teman-temannya.

Tiba-tiba ponsel Agung bergetar, Agung segera mengambil benda pipih itu dan melihat siapa yang mengirim pesan kepadanya.

Lysni❤: nanti malam keluar yuk, sayang😘😘

Agung: belum tau, yang. Ntar malem aku kabari❤😘

Lysni❤: oke, my love❤

Agung segera mematikan ponselnya dan bergegas untuk membersihkan diri, ia butuh penyegaran dengan air dingin.

Setelah 20 menit di kamar mandi, Agung keluar hanya memakai handuk yang melilit di pinggangnya sehingga tubuh bagian atasnya terekspos.

*****

Malam pun tiba dimana para jomblo bergelut dengan bantal dan selimut di dalam kamar dan berdoa agar hujan segera turun, berbanding terbalik dengan yang berpacaran. Mereka telah menanti-nanti malam ini tiba. Begitupun dengan Agung yang antusias menyambut malam ini, ia sudah rapi dengan kaos berwarna hitam yang dipadukan dengan kemeja berwarna navy yang di gulung sampai siku dan kancingnya dibiarkan terbuka dengan celana jeans berwarna hitam.

Agung segera mengambil kunci motornya yang berada diatas meja belajarnya dan berkaca sekali lagi apakah ia sudah rapi.

Tidak sampai 10 menit Agung sudah tiba di depan rumah besar dengan pagar yang menjulang tinggi. Agung segera mengambil ponselnya yang berada disaku celananya dan menghubungi seseorang.

"Halo, aku udah di depan rumah kamu. "

"... "

Agung mematikan panggilannya setelah mendapatkan balasannya dan memasukkan nya kembali ke dalam saku celananya. Dari dalam rumah keluar cewek manis dengan sepasang lesung pipi di kedua pipinya. Dan langsung menghampiri Agung yang sudah siap di atas motornya yang berwarna merah.

"Udah, Rin?" tanya Agung. Yang dibalas cewek yang bernama Rindy Yeshika itu dengan anggukan. Rindy adalah salah satu pacar Agung ntah yang keberapa.

Mereka berdua segera meninggalkan tempat itu menuju cafe dimana Agung malam ini sedang ada manggung dengan band nya. Cafe itu terletak tidak jauh dari kediaman tempat Rindy tinggal. Mereka sampai di cafe dan Agung langsung gabung dengan teman-temannya yang sudah siap dengan alat masing-masing. Sedangkan, Rindy memilih tempat duduk yang cocok menurutnya.

Dalam band yang bernama ADiZi, Agung sebagai gitaris, Diovan sebagai vokalis dan zidan sebagai drummer.

Agung memetik gitarnya dan Diovan mulai bernyanyi dengan lagu Imagination-Shawn Mendes.

In my dreams you're with me
We'll be everything I want us to be
And from there, who knows, maybe this will be the night that we kiss for the first time
Or is that just me and my imagination...

Setelah selesai Agung segera turun dari panggung menghampiri Rindy yang sedang tersenyum kepadanya sampai lesung pipinya kelihatan.

"Kamu bagus banget main gitarnya." ucap Rindy.

"Makasih, love." jawab Agung dengan senyum yang tidak kalah manis. Tapi saat matanya menoleh ke samping ia merasa ada seorang cewek dengan hoodie berwarna hitam dan topi yang menutupi sebagian wajahnya sedang menatap kedepan dengan pandangan kosong seperti yang orang biasa katakan di tengah keramaian aku merasa kesepian.

*author note:kurang tau pepatah nya apa hehe

Tapi Agung tetap Agung yang tidak peduli dengan sekitarnya dan menoleh kembali ke depan.

"Kamu udah pesen?" tanya Agung.

"Udah."

Agung hanya mengangguk-angguk memperhatikan Rindy yang sedang meminum orange juice nya.


⚛⚛⚛

Makasih yang udah baca dan jangan lupa voment. 

Tbc


You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Apr 12, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

EndlesWhere stories live. Discover now