Green?? Ya, tempat dimana aku pertama kali melihatnya. Dengan celana navy, seragam berwarna putih lengkap dengan beberapa atribut, terlihat juga piring penuh nasi di atas meja warnet.
" dev " panggil mbak yun
" apa yun?" Sautnya, sambil meluncurkan lirikan sinis ke arahku yang berada tepat di samping mbak yun.
" makan apa lo dev??" Baru keliatan lo jawab mbak yun, sambil berjalan menuju deva, memakan 2 sampai 3 sendok nasi yang sudah sedikit dingin di atas meja deva.
Yahh, begitulah kedekatan antara mbak yun dan deva. Bagaimana dengan aku?
Aku masih di posisi yang sama, di meja om cokis dengan hati menggerutu. "Apaan sih itu org, sinis amat sama gue," mungkin karna aku tak sadar badan, lari larian menuruni anak tangga, sambil teriak dengan suara merdu yang tidak kalah nyaringnya dengan toa yang ada di masjid masjid.. hahaha..bodo amatlah hahaha.. ya seperti itulah aku. Tak pernah ambil pusing pemikiran orang.
YOU ARE READING
loving you in my silence "bigboss"
Short Storydug dug dug.. " om cokiiiis om cokiiiiiiss billing dong no. 12 ya.." aku berlarian menuruni tangga sambil berteriak, tanpa peduli sepenuh apa warnet saat itu. Aku tak peduli, aku juga bayar kok dengan rasa tak acuh pikirku.. devaaaaa teriak salah 1...
