Gelap, itulah yang pertama kulihat. Dingin dan basah, itulah yang pertama kurasa. Nyata bukan rekayasa. Aku terjebak diantara dua dunia. Kau mungkin takkan percaya. Tapi, sungguh. Aku diambang maut!
Saat dalam keadaan seperti itu. Menurutmu apa yang biasanya orang-orang pikirkan?
Harta?
Anak Istri?
Masa Depan?
Impian?
Kesuksesan?
Atau...
TUHAN?
Tepat! Aku memilih yang terakhir. Kau takkan menyangka kawan. Aku pun demikian mulanya, aku tak percaya. Tapi, itulah yang pertama kali terlintas di pikiranku.
TUHAN... Apakah ia benar-benar ADA?
Tanpa sadar sesuatu meresapi diriku. Aku tak tau. Kau bisa menyebutnya semacam ilham. Aku merasa seseorang merasuki diriku. Dan membuatku melakukan hal yang paling mustahil dalam hidupku. Aku tak pandai berenang. Bayangkan, saat itu umurku kurang dari 10 tahun. Dan tak pernah belajar berenang sekalipun. Ini pertama kalinya aku melihat LAUT!
Dan tak ada seorang pun yang menyelamatkanku. Bahkan terlintas pun tidak. Itulah sifat sejati manusia. Mereka tak pernah sadar sesuatu terjadi di dekat mereka, saat benak mereka penuh akan DUNIA. Dan aku yang telah terjebak di dasar samudra hanya bisa terdiam pasrah. Aku menerima Takdirku.
Namun,
Tidak bagi TUHAN.
Baginya...
Perjalananku masih panjang.
Hidupku baru saja dimulai.
Dan ia berkata KUN!
Maka dengan sendirinya tubuhku bergerak dibawah alam sadarku.
Aku berenang ke tepian pantai bak perenang handal yang telah memenangkan ratusan medali emas.
Percayakah engkau?!
Bahkan Aku pun masih enggan percaya hingga kini.
Tapi,
Satu hal yang pasti...
Itulah awal mula segalanya....
Aku dan Tuhan resmi BERKAWAN.
***
YOU ARE READING
DEAR GOD
SpiritualIni Semua Tentang Aku dan Tuhan. Seluruh Catatan Hidupku Serta Perjalanan Hidupku dalam Malang Melintang Menjelajahi Keseharian Yang Penuh Makna. Hal-hal Aneh yang Kudapati. Serta Pelajaran Berharga yang Diajar Tuhan melalui Hidupku.Singkatnya, Ini...
