1

5 0 0
                                        

CEMEN itu mungkin kata yang tepat buat ku sekarang.
Ya, mengakuimu dari dasar hatiku yang paling dalam kalau aku menginginkanmu.


Tapi aku cukup waras untuk menyadari bahwa dirimu terlampau jauh untuk ku,

bahkan lengkingan suaramu hanya terdengar samar di telingaku,

Gerak bibirmu bahkan kadang tak terbaca olehku,

Siapalah aku?

Apa artianku?

Apakah aku terlihat olehmu?

"Hahh" helaan nafas panjangku membangunkanku,

Ada dinding yang tak kasat mata berdiri kokoh mengelilingmu,

Dinding pemisah yang memberikan batas aman untukmu dan mungkin juga sebenarnya untukku,

Aku ingin sekali merobohkannya dan menyatu bersamamu,

Namun akhirnya aku menyerah,

Menyerah dalam artian aku hanya mampu memandangmu dari kejauhan,

Mengamatimu dalam kebisuan,

............

8 April 2019

Dunia ImagikuWhere stories live. Discover now