Hai :)
Sudah lama aku gapernah publish cerita lagi, bahkan wattpad kali ini adalah hasil revisinya.
Selamat menikmati, selamat membaca cerita ini dari awal ;)
•••
"Aku minta putus." ucapnya dengan rintikan air mata yang mendadak jatuh.
"Ra, gue bisa jelasin,"
"Lo selingkuh. Apa yang perlu lo jelasin?" geramnya sambil terus meneteskan air mata.
Rian diam karena rasanya keputusan Yura tidak akan bisa diganggu gugat. Sekarang, puluhan orang memperhatikan Yura yang sedang menatap Rian dengan tatapan geram. Begitu pula Rian, berdiri diam dihadapan gadis itu dengan segala rasa malu dan bersalahnya.
Yura akhirnya beranjak pergi dari tempat itu. Ia berjalan menjauh sambil terus menyeka air matanya. Rian yang saat itu ada dihadapannya persis tak lagi bisa menahan kepergian Yura. Rian sudah bukan siapa-siapanya, dan ia juga sadar bahwa Yura tak akan mau mengenal dirinya lagi.
Rehan menabok kepala Rian dari belakang, "Lo goblok atau tolol?" marahnya begitu kasar. Rehan tidak menyangka akan sikap Rian yang begitu bodoh menurutnya.
Rian lebih memilih duduk kembali dengan isi kepala yang terasa begitu kacau.
Rasa ingin membunuh Rian semakin tinggi. Rehan mengambil kunci diatas meja dan ikut beranjak pergi dari tempat itu.
•••
ini hanya prolog untuk kamu
sampai bertemu di part selanjutnya^^
