Mungkin kita sengaja dipertemukan
Oleh Takdir untuk saling mengenal
_________________________________________
Hari ini hari pertama Salma masuk SMA,setelah melewati masa orientasi siswa(MOS).Tak seperti yg lain ,hari ini ia harus bernasib sial.Baru pertama masuk sekolah ia sudah terlambat.Dan sekarang Ia sedang berdiri di depan pintu gerbang sekolah yg sudah tertutup sejak pukul 07:00 dan ia terlambat 15 menit yg lalu.
Salma berharap ada guru ataupun satpam yg lewat agar bisa membuka pintu gerbang.Sudah sedari tadi ia duduk di dekat pohon tak jauh dari pintu gerbang sekolahnya.
"Terlambat juga?" Suara siapa yg mengejutkannya tadi.Sepertinya ia mengenali laki laki itu.
Dia adalah Mandra Xelia Steff Kakak kelas Salma yg Famous dikalangan para siswa .
Bagaimana tidak,Mandra adalah cucu dari pemilik sekolah ini.
Salma berdiri dari duduknya lalu menghapiri Mandra.
" Iya kak" Jawab Salma sambil menundukkan kepalanya.
"Jangan nunduk!"Ujar Mandra sambil mengangkat dagu Salma.
Salma hanya diam.ia meremas ujung rok abu abunya.
"Gak usah takut,gue gak bakalan makan lo!"Ucap Mandra .
"Ikut gue!!" Ucap mandra sambil menarik lengan salma .
"Eh..mau kemana kak?"Tanya Salma
"Udah ikut aja" ucap Mandra Sambil berjalan ke area samping sekolah.
"Aku gak mau ke situ kak" Ujar Salma sambil melihat sekelilingnya yang begitu menyeramkan menurut salma karena banyak bebatuan dan rumput liar yg bertebaran di mana-mana.
"Lo mau masuk gak?" Tanya Mandra
Yang hanya diangguki oleh Salma.
"Yaudah buruan naik" Ujar Mandra sambil membenarkan tangga yg ada di depannya.Tangga itu terbuat dari besi yg sudah mulai berkarat.
"Tapi sebelum lo naik,tas lo kasih ke gue"
"Buat apa kak?" Tanya Salma heran.
"Biar lo gak di kira terlambat" Ujar Mandra
"Maksudnya gimana kak? Aku gak ngerti." Ucap Salma dengan jujur
Mandra hanya geleng geleng kepala mengetahui jalan pikiran adik kelasnya ini yg sungguh sangat loading.
"Nanti tas lo gua taroh di dalam tas gue,biar guru gak ngira kalo lo itu terlambat.Dan ini ada spidol ntar kalo guru nanya lo dari mana bilang aja habis dari koperasi buat beli spidol." Ucap Mandra Panjang lebar agar bisa di mengerti oleh Salma.
Salma hanya mengangguk mengerti
"Trus kak Mandra gimana? Kalo kakak di hukum?" Tanya Salma
"Gak usah mikirin gue,palingan kalo ketahuan telat paling cuma di suruh lari 10 kali putaran" Ucap Mandra enteng.
"Buruan naik nanti kita malah tambah telat" Ucap Mandra yg hanya di angguki oleh Salma
"Awas Jangan ngintip ya kak!" Ucap Salma ketika mulai menaiki tangga.
Melihat kelakuan Salma,membuat Mandra terkekeh.
"Kak buruan naik" Ucap Salma ketika sudah berada di atas ,dengan cepat Mandra menyusul ke atas.
"Kita lompat bareng bareng"
"Aku takut kak"ujar Salma.
"Gak usah takut,pegang tangan gue"
Jawab Mandra lalu menggenggam tangan Salma.
"Hitungan ke tiga kita lompat"
"Satu" Salma mulai Dag dig dug
"Dua" Salma memejamkan matanya
"Tiga" Mereka berlompat dan mendarat dengan sempurna.Salma yg awalnya menutup matanya kini mulai membukannya perlahan. Saat membuka matanya yg ia lihat adalah manik mata Mandra.
Keduanya saling menatap satu sama lain hingga salah satu dari mereka memutuskan kontak mata tsb.
"Udah sana masuk ke kelas.Nanti tas lo ambil di kelas gue" Ucap Mandra yg hanya di angguki Salma,lalu beranjak dari tempat itu.
Namun baru beberapa langkah ia membalikkan lagi tubuhnya.
"Mmm...kakak kelas berapa?Aku gak tau?" Tanya Salma sambil menunduk.
Mandra melihat Salma yg menunduk merasa gemas dengan tingkahnya.
"Kelas 12 Ipa 1"Jawab Mandra sambil tersenyum.
"Ohh yaudah,Makasih kak" Ucap Salma lalu berlari meninggalkan tempat itu.
Haiiii....
Cerita ke dua Aku ...semoga suka^_^
Jangan lupa Vote karena itu buat aku semangat nulis cerita ini.
Jangan lupa juga baca cerita pertama aku 'DEAR FATHAN'
SEE YOU:)
🍂🍂🍂
03-12-19
KAMU SEDANG MEMBACA
SALMANDRA
Fiksi RemajaSalma yg cuek dengan segalanya membuat Mandra tertarik padanya. Bukan tanpa alasan Mandra menyukai Salma.Ia menyukai gadis cuek itu karena ia mirip dengan seseorang di masa lalunya. Apakah Mandra mampu menaklukan hati Salma? ~Entahlah...
